Aya Zahir
  • Home
  • About
  • Travel
  • Parenting
  • Review
  • Blogging
  • Portfolio

 


Angkat tangan yang tahun ini (2021) lebarannya gak mudik (lagi)…!

Kalau tulisan ini dibaca 10 tahun kemudian, fyi, sudah dua kali sejak 2020-2021 perayaan Idul Fitri di Indonesia dan juga di semua negara dalam keadaan masih diselimuti pandemi Covid-19.

Ini adalah tahun kedua, saya dan keluarga tidak merayakan Idul Fitri bersama orangtua. Karena keduanya jauh di luar kota. Sebagai anak rantau yang harus mandiri di kota orang, ya sudah lah yaa jalani aja.

Sedih? Pasti lah. Tapi beruntungnya kemajuan teknologi memudahkan semuanya. Meski jauh, kita masih bisa silaturahmi online via WhatsApp call dengan orangtua dan saudara, atau virtual zoom bareng teman-teman yang ga bisa tatap muka langsung.

By the way, tahun ini gak sesedih tahun lalu karena saya dan keluarga sesama anak rantau akhirnya memilih untuk staycation selama lebaran di villa terdekat.

Dan, ya, kami memilih Villa Pesona Air, Depok, lagi untuk kedua kalinya. Villa andalan keluarga untuk ngumpul bareng setelah beberapa bulan gak pernah ketemu.

villa pesona air

Kenapa ke sini lagi? Alasan pertama tentu lokasinya strategis di tengah kota dan mudah dijangkau dari area Jabodetabek dan sekitarnya.

Kenapa gak ke Sentul atau Bogor? Penyekatan Bos, kalau maksa ngumpul di villa Puncak yang ada disuruh putar balik, gak jadi ngumpul, booking-an hangus.

Alasan kedua selain lokasi, tempatnya emang cozy untuk keluarga yang punya cukup banyak anggota. Villa ini muat banyak sekitar 25 orang. So, buat ‘keluarga rantau’ kita yang kalau dijumlahin gak nyampe 20 kepala sih bisa banget jadi andalan.

Alasan ketiga, tentu menyoal tentang harga. Masih affordable, bahkan untuk merayakan momen di event tertentu seperti hari libur lebaran. Dibanding dengan beberapa villa lain, di Villa Pesona Air harganya masih masuk akal. Mengingat lokasi strategis di tengah kota dengan fasilitas cukup lengkap dan bikin betah penghuni.

So, let’s jump to the review!

Lokasi Villa Pesona Air, Depok

Untuk warga Jabotedabek dan sekitarnya yang menginginkan sebuah tempat luas, nyaman, fasilitas cukup lengkap dan butuh ruangan untuk nyantai bareng keluarga. Coba googling ‘Villa Pesona Air, Depok’.

Alamatnya ada di Jl. Raya Kali Licin (Jl. Masjid, Jl. Tiank 2 No.81 RT. 06/13, Pancoran MAS, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16436

Villa ini punya keunggulan titik lokasinya yang strategis dan mudah dijangkau. Tapi tentu ada beberapa hal yang harus kalian kesampingkan.

Seperti saya tulis di awal, kalau villa ini cocok untuk keluarga yang ingin mengadakan event kebersamaan, ngumpul bareng, bikin acara yang intimate dan butuh ruangan luas.

Bukan menjual ‘view’ atau sekeliling villa yang asri dan menentramkan. Jangan expect bisa mendapatkan pepohonan rindang, apalagi view gunung atau air terjun. Big No! Karena villa ini laiknya rumah besar pada umumnya yang ada di tengah kota. Sekeliling kiri kanannya yaa rumah warga. Biasa aja.

Related Post Villa Dharma Residence, Surga Alam Duniawi yang Tersembunyi di Kaki Puncak Bogor

Tapi tenang, karena villa ini letak lokasinya strategis. Ada banyak wahana permainan, tempat makan, rumah sakit, dan mall pusat kota yang bisa dikunjungi di sekitar villa dengan jarak yang tidak terlalu jauh. Mudah dijangkau.

Seperti D’Kandang, Pondok Zidane, Masjid Kubah Mas, DMall, Margocity, The Park Sawangan, dan masih banyak fasilitas umum lain.

Keunggulan lainnya, karena villa ini menyatu dengan rumah penduduk sekitar, so kalau mau apa-apa gampang. Warung banyak, swalayan dekat, public transportation gampang.

Sekali lagi villa ini dikhusukan buat kalian yang tidak mementingkan view tapi mengutamakan tempat luas untuk main bareng keluarga besar yang tidak cukup ditampung di rumah masing-masing.

Fasilitas Villa Pesona Air, Depok

Ketika staycation di Villa, fasilitas apa sih yang paling kalian butuhkan? Kamar nyaman, living room luas, dapur besar, kamar mandi banyak, halaman bermain dan area parkir lebar, dan satu lagi ada kolam renang untuk killing time dan seseruan bareng orang terdekat.

Selain nyaman, villa ini juga sangat bersih dan terjaga kerapiannya, setiap pagi ada petugas yang membersihkan semua fasilitas seperti kolam renang dan taman. Mulai dari penjaga villa, petugas keamanan (security) dan owner semuanya ramah dan gampang untuk komunikasi.

Point plus untuk para pemilik tempat umum yang menyewakan tempat. Karena salah satu hal penting adalah keramah-tamahan pemilik sehingga pengunjung jauh lebih nyaman dan terbantu dengan segala kebutuhan.

Kolam renangnya juga luas banget, pas untuk keluarga besar yang melepas penat dengan perang air atau seseruan ngajakin anak berenang karna ada kolam versi anak-anaknya.

Lengkap dengan dua kamar bilas untuk perenang setelah kebas dengan air, sementara orangtua bisa nyantai di gazebo yang menghadap langsung ke taman dan private pool, super cozy place.



Ekterior & Interior

Villa ini tampak kecil dari luar tapi ketika di dalam kenyamanan bisa langsung didapatkan. Mungkin karena tidak terlalu banyak barang tidak berguna, areanya jadi terlihat luas dan nyaman untuk dipakai ngumpul-ngumpul keluarga.

Living room yang menyatu dengan area dapur bisa dipakai untuk makan bareng, ngobrol serius, nge-bully anggota keluarga lain, curhat, karaoke, nobar, mabar, BBQ-an, rapat penting antar saudara berbagi hak warisan, dan kegiatan yang berfaedah lain.


Area semi outdoor-nya juga banyak, ada teras terbuka yang langsung menyatu dengan private pool, area bersantai yang menghadap langsung dengan kolam ikan, dan ada satu teras bagian atas yang bisa digunakan untuk menikmati view taman, kolam, dan gazebo. Oh ya, buat jemur handuk juga bisa.

Kalau mau senam atau yoga, halamannya cukup luas untuk menggelar matras dan meregangkan otot kaku di pagi hari sebelum nyebur. Tamannya dilindungi pohon rindang yang cukup besar, berdampingan dengan barisan pohon palm yang melindungi area villa dari mata-mata tetangga.




Area tidur yang cukup luas untuk menampung banyak kepala lengkap dengan kamar mandi dalam, tersedia ruang sholat dan tempat wudhu yang bersih dan nyaman.

Berikut deretan fasilitas lengkap yang ada di villa ini:

Kolam renang dewasa, kolam renang anak-anak, kamar mandi bilas, gazebo, musholla, ruang TV, ruang makan, mini bar, kulkas, dispenser, kursi taman, view kolam ikan, taman, carpot (muat 8 mobil), kamar tidur ber-AC (Queen bed size dan kamar kedua cukup untuk menampung 10 orang), kamar mandi (3 buah), karpet, alat masak, alat BBQ, garasi (2 mobil) dan free Wifi.

So, apalagi yang kamu butuhkan?

Related Post 7 Tempat Wisata Alam di Bogor Paling Instagrammable

Banyak yang gak nyangka, kalau di Sawangan ada tempat cozy yang bisa menampung keluarga besar untuk nyantai dan cocok untuk membuat acara private. Mengingat kawasan ini padat penduduk dan gak banyak spot yang bisa ‘dijual’.

Tapi buat kalian yang butuh tempat ngumpul, villa ini recommended banget untuk didatangi. Makanya kita sekeluarga balik lagi ke sini.


Thank you buat Villa Pesona Air, sudah menampung anak rantau yang gak bisa mudik lebaran lagi tahun ini.

Ohya sekadar tambahan, kalau gak mau menginap juga bisa kok, cuma datang untuk menikmati fasilitas kolam renang. Harganya tentu lebih murah, berikut ini daftar harga update hingga Mei 2021

SLOT BERENANG

Hanya tersedia hari senin - kamis

per slot Rp 600.000,-

Slot 1 : Jam 06.00-10.00

Slot 2 : Jam 10.30-14.30

Slot 3 : Jam 15.00-19.00

Penambahan per jam dimungkinkan apabila slot berikutnya belum ada penyewa

MENGINAP/FULL DAY

(Free seluruh fasilitas)

-Hari Senin s/d Kamis   :   Rp 1.600.000 

-Hari Jumat s/d Minggu :   Rp 2.150.000 

-Hari Libur Nasional      :   Rp 2.150.000

Jadwal Check in Jam 15:00

Jadwal Check out Jam 12:00

Informasi lengkapnya bisa kalian kunjungi pesonaair.com atau di kontak +62 816-292-990

 

 



Alhamdulillah, bersyukur buat para pekerja yang masih dapat rezeki tunjangan hari raya. Jangan kalap, THR itu peruntukkannya bukan hanya untuk foya-foya, justru bisa dijadikan ‘dana bantuan’ alias cadangan untuk menutupi kebutuhan yang gak ketopang sama pendapatan bulanan.

Tahun ini, tahun kedua ketika masyakat Indonesia gak bisa ke mana-mana, termasuk mudik juga dilarang. Sedih sih, tapi kan bisa silaturahmi online. Ambil aja sisi positifnya uang THR yang harusnya abis buat mudik di jalan mungkin bisa ditabung lebih banyak, iya kan?

Dan, kali ini saya mau sharing tentang bagaimana cara mengelola THR dengan bijak ‘ala keluarga saya’

Disclaimer : Tips ini bukan dari ahli keuangan, cuma otodidak cara saya sebagai ibu-ibu perhitungan, karyawan swasta dan freelancer cabutan yang kebetulan juga jadi bendahara rumah tangga. Jadi, gak usah terlalu diikutin banget juga ga apa-apa. Ehe.


Tunjangan Hari Raya atau gaji ke-13 itu datangnya setahun sekali, kalau gak bijak cara pengelolaannya pasti bakal cuma numpang lewat doang. Sayang kan?

Bagaimana cara keluarga saya mengelola THR lebaran tahun ini?

Saya pakai rumus 5 : 3 : 2

50% Dana tabungan dunia
30% Dana tabungan akhirat
20% Dana untuk membeli kebahagiaan fatamorgana

50% Tabungan dan Investasi

Budget ini dulu WAJIB dikeluarkan untuk ‘bantu’ bayar hutang atau cicilan, karena hutang di atas segala kebutuhan lain yang harus paling lebih dulu dibayarkan. Tapi berhubung post ini kosong alias nihil hutang, maka saya alokasikan 50% budget THR untuk investasi dan tabungan. Tabungan saya bagi lagi menjadi tiga, investasi jangka panjang, tabungan darurat, dan dana jalan-jalan :D

Lho tabungan untuk masa depan, bangun rumah, sekolah anak, dan uang buat beli tanah warisan mana? Lah, kan THR suami ada HEHEHE

30% Beramal

Iya sih emang lebih sedikit dari tabungan duniawi (ampun ngaku salah), tapi sejujurnya kebutuhan duniawi untuk modal sandang-pangan-papan-kuota internetan terlalu besar untuk dianggap kecil.

Dan, ya, 30% dari THR biasanya langsung saya alokasikan untuk dana amal. Entah itu wakaf, infak, sedekah, termasuk kirim orangtua di daerah lain yang gak bisa dikunjungi karena pandemi :’)

20% Hura-hura

Namanya juga manusia yang keinginannya masih banyak, pengen beliin baju anak yang lucu-lucu, vest baru, kerudung cantik, sepatu unik, tambahan skincare-an, beli kue lebaran, hasrat BBQ-an yang selalu muncul mingguan, dll, dsb, dst ya banyak lah yang semuanya hanya kebahagiaan sesaat duniawi tapi bikin senang.

Alokasi dana ini lebih kecil, dan sisaan dari keseluruhan dana yang sudah dikeluarkan. Tinggal bagi aja sesuai kebutuhan.

Ini adalah rumus pengaturan uang THR per-orang, artinya masing-masing saya dan suami dibedakan peruntukkannya.

Karena pak Suami adalah kepala keluarga, budget pengeluaran THR-nya beda, 50% tabungan dunia, 50% tabungan akhirat. Udah cukup itu aja.

Karena yang sering ingin foya-foya dan belanja tuh emang kebanyakan sih istri, itu kenapa saya gila kerja, supaya tuntutan keinginan dan pendapatan berbanding lurus, tidak besar pasak daripada tiang.

Harusnya dengan pengaturan dana yang bijak, gak ada kata THR numpang lewat. Semuanya sudah dialokasikan dengan benar. Kalau masih kurang, coba lihat kiri kanan masih ada banyak pintu untuk cari uang tambahan.

Baca juga Cara Menghasilkan Uang Tambahan di Tengah Pandemi

Alhamdulillah tahun ini saya bisa membuktikan, management waktu yang benar bisa meng-handle pekerjaan di lebih dari satu perusahaan (1 kantor utama, 3 tempat freelance) dan ke-empatnya membayarkan hak THR saya dengan pantas.

"Kalau dapat THR tambahan biasanya saya alokasikan untuk apa?"

50% tabungan dunia, 50% untuk akhirat. Kebutuhan lain sudah ada dananya sendiri-sendiri dari THR di kantor resmi.

So, kalau kalian gimana cara ngatur uang THR di rumah masing-masing?




Setahun belakangan, tepatnya sejak pandemi dan memaksa kita untuk terus #Dirumahaja, saya jadi hobi banget buat perawatan sendiri. Baik skincare dan bodycare. Karena kayak punya lebih banyak waktu aja gitu buat ngelakuin ini itu.

Terbaru, saya lagi nyobain salah tiga produk bodycare yang kekinian lagi heeiiittss banget, terutama di kalangan cewek-cewek yang memimpikan punya kulit cerah, lembut, wangi, putih, langsing, tinggi semampai.

Tadaaaa, this is it Body Care Scarlett Whitening by Felicya Angelista.

Sebelumnya, saya gak terlalu tahu produk ini. Tapi karena sering wara wiri di timeline media sosial, banyak yang merekomendasikan dan berlimpah review kalau produk ini tuh worth to buy. Kan jadi ngegoda pengen banget dicobain. Bikin penasaran, emang sebagus itu ya?

Marilah kita coba tiga produk bodycare yang sudah lebih dua minggu belakangan ini saya cobain. Modal kepo tanya sana sini, akhirnya mendarat mulus tiga paket body care hits ini di rumah.

Lets jump to the review!

Scarlett Body Scrub Romansa

Dulu, saya tuh gak pernah kenal sama yang namanya body scrub. Kayak males banget sebelum mandi kudu ngegosok-gosok badan dulu. Apalagi buat emak-emak yang punya bayi, percayalah, ini sungguh kegiatan yang buang waktu.

Tapi setahun belakangan saya malah jatuh cinta sama body scrub. Kayak menemukan hobi baru yang bikin happy.

Terhitung sudah tiga kali gonta ganti produk body scrub yang semunya enak-enak. Terbaru, saya lagi fallin’ in love sama body scrub-nya si Scarlett.



Packaging, Scents, Texture


First of all karena warnanya gemesss (oke buat cewek ini penting). Packaging-nya sama kayak body scrub pada umumnya, bulat tebal dengan tutup berbentuk ulir yang kesemuanya berwarna putih susu.

Dengan informasi lengkap seperti cara pemakaian, bahan-bahan, tanggal kadalursa, sampai nomor BPOM, dan sticker berhologram yang menandakan produk ini original.

Yang bikin gemes cewek-cewek lagi selain warna pink yang super cute, di atas tutupnya juga ada ilustrasi floral warna senada yang bikin nambah eye catching dan girly banget.

Ketika dibuka, ada lapisan segel yang melindungi isinya yang penuh. Wanginya enakkk banget, calming dan soft bikin enak dicium, kayak wangi antara manis bunga yang sedep aja di hidung.

Satu hal lagi yang bikin saya suka banget adalah tekstur Scarlett Body Scrub Romansa ini tuh halusss banget, gak sakit ketika diaplikasikan ke kulit. Uniknya, krim scrub ini lebih kental dibanding beberapa body scrub lain, kalau kena air jadi gak becek jijay gitu. So, kalau dibawa traveling juga aman gak gampang tumpah.

Buat kalian yang juga rutin pakai body scrub, wajib cobain scrub dari Scarlett Whitening ini. Selain wanginya enak, tekstunya lembut, body scrub ini diklaim mampu ngasih semua kebutuhan kulit kasar dan kusam. Kandungan Glutathoine dan Vitamin E-nya punya fungsi untuk bikin kulit cerah, menutrisi dan melembabkan.



How to Use

Sebelum mandi, luangkan waktu 5 menitan untuk apply Scarlett Whitening Body Scrub ini ke seluruh tubuh. Diamkan sekitar 2 – 3 menitan sebelum digosok-gosok perlahan dan bilas dengan air bersih.

And the magic happened! Scrub-nya ternyata langsung luruh ketika dibilas. Rasanya semua daki-daki, dosa-dosa ringan, serta beban hidup ikut kebuang. Apalagi ketika dipadukan dengan Shower Scrub Pomegrante yang dibusakan pakai shower puff atau loofah.

The best moment banget mandi pakai produk ini.

Anyway, ngomongin Shower Scrub, saya juga bakal review produk kedua dari Scarlett Whitening yaitu Shower Scrub.

Baca juga Wajah Cerah dengan Brightly Ever After Serum by Scarlett Whitening

Scarlet Shower Scrub 'Pomegranate'

Sabun mandi terfavorittttt, yup, sesuka itu sama shower scrub-nya Scarlett Whitening yang satu ini. Biasanya saya dulu mengusung moto hidup “Kalau gak ngapa-ngapain, ngapain mandi?”, sekarang moto itu jadi bergeser karena menemukan momen terbaik saat membersihkan diri.


Packaging, Scents, Texture

Tampilan si sabun ini tuh cute banget, dengan tube bening transparan, jadi keliatan warna ungu cantik sabun di dalamnya. Botol bagian luar dilapisi stiker warna ungu senada lengkap dengan keterangan cara pemakaian, bahan kandungan, BPOM, lengkap dengan sticker hologram yang memperlihatkan keaslian produk.

Kalau dilihat dari gambar, ini tuh kayak gede banget gitu kan. Tapi aslinya pas digenggaman, masih oke kok dibawa traveling. Tutupnya juga berbentuk flip jadi gak gampang tumpah atau kepencet-pencet ke luar ketika dibawa-bawa.

Teksturnya berbentuk gel berwarna ungu dengan butiran scrub halus warna merah dan biru, khas produk Scarlett dengan warna-warni yang cantik, soft, dan unique.

Shower Scrub Scarlett memang jenis sabun berbusa, tapi gampang dibilas dan gak licin sama sekali, kesat di badan. Aromanya superrrr fresh, perpaduan antara manis dan segar yang bikin ruangan kamar mandi jadi wangi banget tiap abis mandi.

Sama kayak Body Scrub-nya, Shower Scrub Scarlett juga punya kandungan Glutathoine dan Vitamin E yang dikhususkan buat kamu yang ingin punya kulit cerah dan lembut.
 

How to Use


Saya gak terbiasa pakai tangan langsung ketika mandi pakai sabun cair. Terlebih ketika shower scrub ini emang ada scrubnya, jadi lebih nyaman digosok pakai shower puff atau loofah, jadi kerasa lebih bersih aja.

Tuangkan shower scrub ke power puff / loofah, gosok-gosok ke badan yang sudah dibasahi dengan air. Bilas deh pakai air. Super fresh.

Bener-bener bikin pengalaman mandi yang bikin nyaman dan merelaksasi badan dari bau gak enak, capek, kaku, terlebih saat bulan Ramadan gini, dari yang lemes jadi seger lagi, hehe.

Sempurnakan sensasi kelembutan kulit badan setelah menggunakan dua produk terbaik tadi dengan Fragrance Brightening Body Lotion dari Scarlett.
 

Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion ‘Freshy’

Yuhuu, produk terakhir yang saya bahas adalah body care berbentuk lotion. Kali ini saya punya Fragrance Brightening Body Lotion ‘Freshy’.

Dari dulu hal yang paling saya tidak suka adalah bau. Termasuk bau badan. Saya gak nyaman ketika mencium bau badan atau tangan yang kasar.

Salah dua produk andalan yang gak pernah ketinggalan di tas saya adalah parfum, body lotion atau hand cream, WAJIB. Penyelamat dari aroma-aroma tidak sedap yang merusak mood.

Saya punya lebih dari tiga varian body lotion, hand cream, dan parfum. Dan sudah lebih dari dua mingguan ini juga gak lepas dari Fragrance Brightening Body Lotion dari Scarlett.


Packaging, Scents, Texture

Produk yang saya punya ini yang varian freshy berwarna kuning lembut. Scarlett emang punya tiga varian untuk body lotion, Charming, Romansa dan yang terbaru ini, Freshy.

Tube body lotion ini punya material dan ukuran yang sama dengan botol shower scrub-nya, sama-sama transparan juga.

Bedanya, tutup Body Lotion berbentuk pump dengan system lock-unlock yang safety dan gak bakal takut tumpah atau beleber, karena gak akan kepencet-pencet.

Jadi kepala pump-nya bisa diputar ke kiri kanan dengan system open & stop untuk membuka dan menutup. Uniknya lagi, ada kunci penahan di bagian leher pump-nya. Jadi, kalau tutupnya lupa di putar ke-stop, gak bakal bisa kepencet juga karena ada capitan lehernya. Hati-hati ilang aja, hehe

Tekstur body lotion freshy ini creamy dan cukup kental. Buat kulit saya yang memang dry jadi agak kurang emolien. Tapi ketika di-apply gampangggg banget meresapnya, gak lengket, gak licin, dan terasa lembab.

Plus, yang bikin happy, body lotion ini ada efek tone up-nya lho. Jadi bikin kulit setingkat lebih cerah. Buat skin tone saya yang sawo matang, ini sungguh berguna, biar gak dekil banget kalo pas ke luar ruangan hihi.

Wanginya enak, fresh, dan gak nyegrak. Malah menurut saya kayak ada sensasi wangi baby powder yang lembut dan enak diendus-endus. Menurut review yang saya baca-baca, wangi fresh ini tuh punya sensasi wangi Jo Malone English Pear & Freesia eau de cologne, berhubung saya belum pernah nyobain cologne ini, jadi saya hanya bisa menyimpulkan berarti wanginya enak banget.
 

How to Use

Cara pakainya, sama lah seperti cara menggunakan body lotion pada umumnya. Dioles secara merata ke seluruh tubuh, dan tunggu deh sampe benar-benar menyerap maksimal. Biasanya saya pakai pagi dan malam sebelum tidur.



Sesuai klaimnya yang bisa mencerahkan dan melembabkan, Fragrance Brightening Body Lotion ini emang bikin kulit jadi lembab, haluuusss dan lembut banget. Terpenting lagi buat saya, bebas bau apek atau bau asem di badan. Superrrbb menenangkan dan bikin relaks ke pikiran nyium wanginya.
 

Harga All Produk:

Sekaligus aja saya jembrengin di bawah, kalau kamu beli satuan masing-masing harganya Rp75.000-an setiap produk. Baik itu Body Scrub, Shower Scrub, atau Body Lotion

Bakal lebih murah kalau kamu beli paket bundling, dapet lima produk cuma Rp300.000, plus dapet box exclusive dan free gift juga.

Andalan saya beli produk ini di e-commerce langganan di sini

Repurchase? Absolutely yess. Terutama lotion dan shower scrubnya, penasaran juga mau coba varian yang lain.

Kalian pernah coba yang mana aja nih?


So, lagi punya masalah apa sama wajah selama pandemi dan hampir setahun di rumah aja?

Dari sekian ciwik-ciwik pemuja skincare yang saya ajak ngobrol selama setahun terakhir kemarin, problem kami tuh sama. Kulit wajah jadi kusam, atau kering, atau beruntusan, atau jerawatan.

Saya menyimpulkan ada beberapa penyebabnya. Kulit wajah jerawatan, kusam, atau kering bisa jadi karena males bersih-bersih wajah karena ngerasa di rumah aja (buat tim WFH)

Dan sebaliknya buat tim WFO, kulit tiba-tiba jadi jerawatan karena ketika keluar rumah dan ber jam-jam pakai masker, otomatis wajah jadi lebih lembab. Dan buat yang gampang jerawatan, ini sih momen banget buat bakteri-bakteri ini ngumpul, iyuuhhh

Yuk ah bersih-bersih. Buat tim no skip skincare routine, jangan kasih ampun masalah wajah meski cuma di rumah aja atau harus berjam-jam pakai maker di luaran.
 

Tentang Face Care Scarlett Whitening


Dari sekian produk skincare yang rutin dipakai ciwik-ciwik demi wajah glowing, adalah serum, si imut mungil kecil ini super ampuh memberantas masalah kulit.

Beda kebutuhan beda serum yang digunakan. Tapi apapun masalah kulitnya, mau itu kusam, jerawatan, kulit mulai kendur dan pengen kencang semuanya percayakan sama sebotol serum.

Saya juga jarang setia dengan satu produk serum yang sama betahun-tahun, karena kadang kebutuhan kulit wajah juga berubah menyesuaikan kebutuhan.

Beberapa bulan lalu, salah satu sepupu saya cerita kalau doi baru coba pakai Acne Serum dari Scarlett Whitening.

Dari hasil cerita doi, segala masalah jerawat, beruntusan dan kulit kusam akibat keseringan pakai masker berjam-jam tuh beres. Karena saya anaknya gampang terpengaruh ketika ada produk baru, penasaran pengen cobain.

Kepo dong sama produk serum dari Scarlett Whitening. Ternyata, si Scarlett ini selain body carenya yang terkenal. Facecare-nya juga banyak yang bikin jatuh cinta. Banyak review di media sosial, blog, dan youtube juga. Bikin penasaran. Apakah iya se-worth it itu?

Baca Juga Shower Scrub, Body Scrub & Brightening Body Lotion by Scarlett Whitening  

Serum adalah salah satu produk terbaru Scarlett selain facial wash dan day/night cream-nya. Untuk menjawab permasalahan kulit wajah rata-rata orang Indonesia, Scarlett juga mengeluarkan dua jenis serum, yaitu Acne Serum dan Brightly Ever After Serum.

Dari namanya aja udah ketahuan dong, yang satu buat masalah kulit jerawatan, satunya lagi untuk mencerahkan kulit kusam.

Saya pilih produk kedua, Brightly Ever After Serum. Karena memang wajah saya dari dulu jarang banget punya masalah jerawat atau beruntusan.

Produk merk apapun, ketika itu berurusan dengan area wajah, yang pertama kali saya baca adalah kandungan dan kegunaannya. Termasuk serum.

Dalam Brightly Ever After Serum yang dimilliki Scarlett Whitening ternyata mengandung beberapa kandungan yang emang saya butuhkan banget.

Salah tiganya ada Niacinamide, Glutathione dan Phyto Whitening yang bertugas untuk membuat kulit lembab, elastis, terlihat sehat dan mencerahkan. Intinya bakal jauh dari kusam deh kulitnya.

Belum lagi, ada Vitamin C dan Lavender Water yang bisa mencegah kerusakan kulit dan mendetoksifikasi kulit. Jadi bikin tambah halus dan bersih. Nah itu yang diklaim si mungil Brightly Ever After Serum Scarlett.

Udah gak usah mikir panjang, langsung cobain aja deh!

Saya menulis review setelah sekitar 13 harian pakai serum ini, dan buat disclaimer aja kalau kondisi kulit orang pasti berbeda dari setiap orang. Cocok atau enggak tergantung masing-masing pemakainya.


 

Packaging, Scents, Texture

Kemasan Brightly Ever After Serum ini berbentuk botol kaca mungil berukuran 15ml, berwarna pink pastel dengan tutup pipet putih senada dengan sticker label merk yang mengelilingi botolnya.

Oh ya ciri khas semua kemasan produk Scarlett Whitening yang asli itu pasti disegel dan ada sticker hologram. Karena kepopopuleran merk ini bisa jadi ada aja orang jail yang memalsukan.

Tekstur Brightly Ever After Serum ini cukup thick tapi ringan kok, se-tipe dengan watery gel serum lain. Sesuai warna kemasannya, cairan serum ini juga berwarna pink pucat. Gampang ngebedain dengan serum Acne yang berwarna ungu, sesuai warna packaging botolnya.

Wanginya nih yang kurang asyik, kayak agak apek gitu. Tapi ini karena Scarlett emang ngasih kompisi asli dalam racikan serumnya, gak dikasih wewangian atau parfum yang bikin jadi smells good.
 

How to Use

Pastikan sudah double cleansing, gunakan serum setelah menggunakan toner. Ambil 2 – 3 tetes serum, bisa di-drop ke tangan yang bersih atau langsung ke area wajah. Diusap lembut dan sedikit dikasih pijatan pelan sampe rata.

Nah yang bikin happy, serum ini gampang meresap ke kulit. Tunggu beberapa menit, bisa langsung lanjut ke next step skincare. Karena ada produk serum lain yang harus nunggu 10 – 15 menitan dulu untuk hasil maksimal.

Jadi kalau pengen cepet, serum ini opsi tepat banget buat jadi salah satu skincare routine harian.

Awalnya saya gak expected bakalan langsung cocok, suprisingly ternyata setelah di minggu awal pemakaian udah keliatan gak ada pemberontakan di wajah. Karena biasanya kalau pakai serum yang gak cocok pasti langsung keliatan reaksinya, entah itu breakout atau kering banget.

Nah, si Brightly Ever After Serum ini ngasih sensasi lembab yang enak banget di wajah. Emang sih kalau mencerahkan belum ngerasa yang berubah banget. Karena mungkin masih belum lama juga pakenya.

Tapi selama tidak ada masalah dengan kulit wajah, so, bakal terus dilanjutin dulu sampe beneran keliatan hasilnya.

Apalagi produk sebagus ini harganya cuma Rp75.000, sungguh sangat amat affordable banget buat dibeli siapapun yang menginginkan wajah anti kusam dan bebas dari jerawat atau beruntusan.

Repurchase : Of course!

Ingat ya Guys, jangan suka beli di tempat yang gak terpercaya takutnya kamu dapet barang palsu. Gak ada jaminan kalau wajah kita rusak atau bermasalah.

Pastikan kamu beli di tempat yang asli, kalau saya suka chat langsung sama admin di akun Instagram @scarlett_whitening atau pakai e-commerce langganan juga bisa kok, cari aja di Shopee Scarlett_whitening.



image by bingepost.com

 
“Oh My God…” (pake gaya bicara Janice)

Sudah di awal 2021 dan saya masih tetap menjadikan Friends sebagai tontonan wajib. Serial komedi lawas yang kerap saya tonton ulang di sela-sela jeda antara punya sedikit waktu luang, pusing dengan tumpukan kerjaan, dan masih bingung mau nonton drama/film/series apa lagi sebagai hiburan. Akhirnya ya balik lagi ke Rachel dan kawan-kawan.

Ada yang sama dengan saya?

Apa istimewanya serial Friends sehingga membuat sitkom ini digilai sepersekian persen masyarakat dunia, bahkan setelah lebih dari seperempat abad penayangannya?

Sebelum saya beberkan alasan pribadi kenapa sitkom ini masih tetap urutan teratas untuk disukai, flashback dulu ke masa awal penayangan, jalan cerita, pemeran utama, deretan penghargaan yang sudah mereka raih, hingga akhirnya tayangan ini dibeli Netflix di tahun 2018 silam.

Oke, mari kita bahas satu persatu.

F.r.i.e.n.d.s dibuat WarnerMedia dengan menggandeng David Crane dan Marta Kauffman sebagai penulisnya. Pertama kali mengudara di tahun 1994 hingga tahun 2004 selama 10 musim dengan 236 episode.

Dilihat dari jumlah session dan episodenya, udah ketebak dong, sebesar apa antusias penggemar dengan serial kocak ini, karena gak gampang membuat serial hingga ratusan episode dan bahkan bertahan sampai 10 tahun, kalau tidak ada dukungan dari penonton setia.

So, gak heran kalau serial ini memang worth to watch, dan ever lasting bahkan ditonton hingga 27 tahun kemudian sejak masa kejayaannya. Gokil ya!

image by hips.hearstapps.com

Cerita serial ini tuh simple banget, gak ada konflik aneh-aneh juga. Tidak juga didukung dengan aktor aktris terpopuler di masanya, atau plot yang rumit dengan sajian visual yang wah. Sama sekali enggak. Tapi kok bisa setenar itu ya?

Buat kita yang gak kenal budaya negara barat sana, hal-hal menyenangkan dan menyebalkan dalam kehidupan mereka digambarkan dengan sangat apik dan jelas. Membuat kita sedikit banyak tahu lifestyle sehari-hari anak gaul New York tahun 90an.

Dan, oh ya, para pengamat dan jurnalis Amerika serta warganya sendiri mengatakan bahwa serial ini benar-benar bisa menggambarkan dengan sangat baik gaya hidup budaya pop di negara mereka pada masanya. Jauh sebelum media sosial menyerang, tayangan reality show yang terlalu dibuat-buat untuk disebut sebagai ‘real show’, dan segala jenis suguhan hiburan yang berlebihan.

Baca Juga The Queen’s Gambit (2020), Salah Satu Miniseries Terbaik Netflix

Gank Rachel (Jennifer Aniston), Phoebe (Lisa Kudrow), Ross (David Schwimmer), Monica (Courteney Cox), Chandler (Matthew Perry), dan Joey (Matt LeBlanc) yang tinggal di Manhattan, New York, berhasil merepresentasikan kehidupan sederhana, natural, apa adanya, dan tentu saja ikatan jalinan pertemanan mereka yang so sweet dan setia banget, bikin penonton yang gak punya sahabat dekat tuh jadi envy sendiri.

Tentu yang menarik dari serial ini juga karena kisah romansa kocak, putus nyambung hubungan Ross dan Rachel bikin gemes dan geregetan. Tapi tetap kocak sih.

image by www.cheatsheet.com

Sejak pertama kali ditayangkan, Friends sudah ditonton lebih dari 50 juta penonton Amerika. Terlepas dari isu pro kontra tentang rasisme, isu sosial, hingga LGBT, faktanya serial ini banyak mendapat sambutan positif dari reviewer film, pengamat, hingga masyarakat luas.

Gak heran, kalau Friends mendapat 62 nominasi Emmy Award, didapuk sebagai salah satu acara terbaik dalam sejarah TV, masuk jajaran Greatest TV Guide of All-Time, hingga jadi best written TV series sepanjang masa. Kewl

Buat kaum milenial yang sekarang usia 30-an, pasti tahu banget tahun 1996 – 2005 lalu RCTI juga pernah memutar serial paling populer di dunia ini. Emang waktu itu belum ngerti-ngerti banget, karena usia SD harus nonton sitkom negara barat yang asing.

image by cdn.vox-cdn.com

Beruntungnya, Netflix dengan baik hati menggelontorkan uang 100 juta dollar Amerika untuk membeli hak siar Friends dari WarnerMedia, dan sekarang pelanggan setianya bisa nonton sepuas hati berulang-ulang, kayak saya.

Alasan saya pribadi kenapa menyukai serial ini adalah:

Natural

Seperti yang disinggung di awal, bahwa serial ini menggambarkan kehidupan sehari-hari enam sekawan sampai kemudian berkeluarga. Semuanya disuguhkan dengan acting, narasi, gambar, dan plot yang senatural mungkin. Gak ada drama lebay (ya namanya juga sitkom). Bahkan di sesi perdana, gaya busana pemain (terutama Phoebe) tuh jadulnya natural dan khas banget. Enak dilihat aja gitu.

Karakter Unik

Masing-masing fans Friends pasti punya dong tokoh favorite masing-masing? Karena semua karakternya unik banget dan gak ada yang dominan. Monica si perfectionist dan jago banget masak, Ross yang sering gugup, penyayang, dan bijaksana, Rachel si manja dan panikan, Joey yang genit, Chandler yang sarkas dan kekanak-kanakan, dan Phoebe yang paling aneh dan innocent. Semua warna karakternya kuat dan pas banget diperankan oleh mereka. Favorite saya? Semuaaaaa.

Friendship goal

Buat saya yang gak punya teman banyak, memiliki sahabat yang sedikit itu lebih penting untuk dimiliki di dunia ini. Saya bangga pernah punya sahabat sejak sekolah hingga sekarang sudah masing-masing berkeluarga, dan masih tetap keep contact. Emang gak se-deep persahabatan Monica and the gank sih, tapi yang namanya sahabat tuh emang punya arti penting dalam hidup. Ditambah keharmonisan Monica dan Ross sebagai dua kakak beradik yang ada dalam circle yang sama, uwuw banget.

image by www.thesun.co.uk

Becandaan yang Smart

Kalau kalian gak biasa dengan gaya humor barat mungkin akan ngerasa lame joke atau ‘apaan sih?’ gitu, tapi kalau sudah keseringan nontonin sitkom Hollywood tuh jadi ikut berasa banget gongnya . Terlebih penambahan efek laugh sound yang benar-benar pas dengan momen, gesture, ekspresi dan penangkapan gambar yang sesuai timing. Becandanya mereka tuh gak jayus, kadang ada dark joke dan sarkas tapi tetap smart dan kocak.

Cerita yang relate dengan kehidupan sehari-hari

Semua jenis cerita, film, serial, tayangan apapun yang relate dengan kehidupan harian tuh punya nilai plus untuk berhasil menggaet hati penontonnya. Dan Friends berhasil ada dalam posisi itu, gak failed. Lika liku pertemanan, percintaan segar yang gak lebay, hubungan dengan keluarga, karir hingga rumah tangga. Semua dosisnya pas, tidak berlebihan.

image by filmaffinity.com

Friends benar-benar berhasil menjadikan serial komedi situasi paling sukses dan abadi dicintai penggemarnya. Meski sekarang banyak series komedi baru modern yang lebih kekinian, tetap gak bakal ngegeser posisi Friends dan rasa cinta para fans untuk Ross dan kawan-kawan kan?

Buat yang belum pernah nonton, coba aja dulu satu episode, bakal nagih sampe ke episode 236 dan tetap bakal pengen ngulang. Percaya deh!

image by shutterstock

Untuk kembali pulih dan bugar setelah melahirkan, setidaknya Anda memerlukan waktu 6-8 minggu. Proses pemulihan itu kerap disebut dengan istilah periode postpartum.

Ada banyak perubahan yang akan Anda alami, mulai dari fisik sampai emosi sebagai bentuk penyesuaian menjadi ibu baru. Supaya lekas pulih, yuk, simak beberapa hal ini.

Hal yang Harus Diperhatikan Setelah Melahirkan

Berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan setelah melahirkan:

image by shutterstock


1. Istirahat yang cukup

Ini merupakan hal utama yang harus Anda perhatikan. Ketika setelah melahirkan, tubuh Anda akan merasa sangat lelah. Efek melahirkan, terutama ketika melakukan operasi sesar pasti masih akan terasa. Belum lagi kebiasaan baru untuk merawat dan menyusui si kecil.

Maka itu, Anda diharuskan untuk cukup istirahat. Usahakan untuk tidur siang setelah melahirkan bila bisa. Bila tidak bisa, coba tidur kapanpun anak Anda tertidur, Moms. Minta bantuan kepada suami maupun kerabat untuk membantu mengurus si kecil pada masa-masa awal pasca melahirkan.

Kenapa Anda diharuskan beristirahat cukup setelah melahirkan? Dikutip dari laman Momslyfe, kadar sitokin dalam tubuh Anda akan berkurang bila kurang tidur. Dampaknya, ibu baru yang kekurangan sitokin akan mudah sakit.

2. Perawatan kontraksi pasca melahirkan

Sebagian perempuan yang habis melahirkan bisa saja mengalami kontraksi. Anda bisa saja merasakan sensasi seperti nyeri haid yang teramat sangat dan mengalami perdarahan yang berlebih. Tapi jangan cemas, Moms. Hal itu normal terjadi. Kontraksi itu merupakan pertanda dari rahim Anda yang kembali ke bentuk semula sebelum hamil.

Agar rasa sakitnya berkurang, Anda bisa mengompres daerah perut Anda dengan air hangat. Namun bila rasa sakitnya tak kunjung berkurang dari hari ke hari, Anda disarankan untuk mendiskusikan kondisi ini ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

image by shutterstock

3. Tips atasi nyeri vagina

Bila Anda melewati persalinan normal, pasti akan merasakan nyeri pada vagina. Nyeri itu terjadi akibat adanya luka robekan atau sayatan pada jalur lahir si kecil. Nyeri itu biasanya akan berlangsung selama beberapa pekan, begitupun luka bekas sayatannya yang butuh beberapa minggu untuk kering dan sembuh.

Untuk mengurangi rasa sakitnya, coba gunakan bantal sebagai alas duduk supaya nyerinya reda. Jangan lupa konsumsi makanan tinggi serat dan rutin minum air putih agar Anda tidak mengalami konstipasi yang membuat Anda terlalu keras mengejan.

Jangan lupa juga untuk merawat bekas jahitan Anda dengan melakukan berbagai hal berikut:

  • Mengompres area luka dengan es batu yang dibungkus kain selama beberapa kali sehari maksimal 10 menit per sesi.
  • Membersihkan luka dengan air hangat dan memastikannya tetap kering.
  • Menggunakan air hangat untuk membasuh area vagina ketika buang air kecil.
  • Mengganti pembalut secara berkala, setidaknya 2-4 jam sekali agar terhindar dari infeksi.
image by freepick

4. Perawatan pasca operasi sesar

Luka sayatan bekas operasi sesar pasti akan terasa sakit di minggu-minggu pertama. Untuk mengurangi sakitnya, konsumsi obat pereda nyeri yang diresepkan dokter. Anda juga bisa menempelkan bantal hangat di sekitar luka agar terasa lebih nyaman.

Perhatikan posisi Anda ketika duduk dan berjalan. Usahakan agar postur tubuh Anda baik dan tidak menekan area perut secara berlebihan. Hindari juga mengangkat benda terlalu berat agar bekas operasinya tidak meregang terlalu kuat secara tiba-tiba.

5. Jaga kesehatan payudara

Payudara Anda akan mengalami perubahan pasca melahirkan. Ukurannya akan membesar dan akan mengeluarkan ASI. Untuk merawatnya, Anda bisa mengompres payudara sebelum dan sesudah menyusui si kecil. Pakai bra dengan ukuran dan bahan yang tepat dan nyaman untuk mengurangi rasa sakit di daerah dada.


 

Image by instagram.com/gnauhsnave/

Para pelancong yang sering bolak balik ke negara Singapura sudah pasti tahu atau mungkin pernah mampir ke Kampong Lorong Buangkok. Kampung terakhir yang masih berdiri asri di antara gedung-gedung pencakar langit dan kehidupan modern negara Singapura.

Salah satu tempat yang sangat ingin sekali banget saya dan keluarga kunjungi kalau balik lagi ke sini. 

Tahun 2020 lalu, seharusnya ada jadwal bertemu klien yang mengharuskan saya bisa terbang lagi ke Singapore (sekalian liburan tipis-tipis kayak orang bener pada umumnya). Kampung ini sudah masuk list tempat yang ingin disinggahi.

Qadarullah pandemi Covid-19 menghantam seluruh penjuru dunia yang mengharuskan kita semua (termasuk saya) untuk stay di rumah aja.

Boro-boro mau trip bisnis atau jalan-jalan ke Singapore, ke depan gerbang beli sayur aja harus WhatsApp dulu buat bikin pesanan dan izin security yang jaga 24 jam.

Alhamdulillah, dengan begitu budget nge-trip tahun lalu harusnya bisa jadi beranak buat jalan-jalan tahun depan. So, next keinginan buat mengunjungi Kampong Lorong Buangkok ini semoga bisa terlaksana. Ehe

Related Post Satu Hari di Singapore

Image by Kumparan

Balik ngomongin Kampung Lorong Buangkok, pasti sebagaian orang gak nyangka kalau di negara segemerlap dan semodern Singapore ada seonggok kampung kecil yang masih kental nuansa perkampungan.

Di antara hutan-hutan beton yang bisa dilihat di sepanjang jalan Singapura, ada 26 rumah kayu yang masih bertahan dengan kekhasan tradisional baik bentuk bangunan dan kebiasaan kehidupannya sehari-hari.




All image by instagram.com/gnauhsnave/

Rumah papan kayu, jalanan tanah, perabotan jadul yang masih digunakan harian, bahkan konon warga Kampong Lorong Buangkok masih pakai gosokan arang untuk menyetrika baju.

Area bernuansa tradisional itu memang selalu bikin kangen. Terutama buat masyarakat urban yang pernah menghabiskan masa kecil di daerah pedesaan. Jadi penasaran kan, kampungnya Singapore tuh kayak apa.


Image by www.instagram.com/ds.stelzchen/

Kekinian, Kampong Lorong Buangkok bukan cuma sekadar tempat tinggal. Salah satu rumah di sana sudah dijadikan tempat wisata resmi bagi para turis yang ingin melihat kehidupan warga Singapura zaman dulu.

Kalau berniat wisata ke Kampong ini juga kudu siapin budget lumayan. Satu grup wisata untuk tiga orang dikenai tarif SGD $200 atau sekitar Rp2.1 juta, waktu wisata juga terbatas cuma bisa Sabtu dan Minggu pagi doang.

Related Post Jalan-jalan di Singapore, Mending Pake Singapore Tourist Pass, EZ-Link, atau Standard Ticket?

Mau main ke kampung ini juga kayaknya gampang, tinggal naik MRT tujuan Stasiun Serangoon. Kemudian naik bus nomor 70 atau 103 dan turun di depan gereja St Vincent de Paul. Dari halte bis ini susuri jembatan menuju seberang kanal, dan sampe deh ke tujuan.

Ada yang pernah main ke sini?

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Aya zahir

Aya zahir

About Me

Suka menulis, rajin membaca dan gemar menabung. Aktif nge-Blog dari 2010.

Subscribe & Follow

Popular Posts

  • Kereta Api Pukul Tujuh Pagi
  • Shabu Hachi Margonda Depok, Lengkap Banget
  • Surat dari Medan
  • Dari Mana Freelance Writer Dapat Uang?
  • Alter Ego, Satu Muka Seribu Wajah

Blog Archive

  • ▼  2025 (2)
    • ▼  Mei (1)
      • Kenapa Saya Resign dari Perusahaan Negara dan Pili...
    • ►  Maret (1)
  • ►  2023 (3)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
  • ►  2021 (18)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (4)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (7)
  • ►  2020 (47)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (1)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (16)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2019 (53)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (11)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (6)
    • ►  Agustus (11)
    • ►  Juli (14)
  • ►  2018 (1)
    • ►  Juli (1)
  • ►  2016 (6)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Februari (5)
  • ►  2015 (1)
    • ►  Agustus (1)
  • ►  2014 (4)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Mei (1)
  • ►  2012 (61)
    • ►  Oktober (8)
    • ►  September (11)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (11)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (6)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2011 (51)
    • ►  Desember (7)
    • ►  November (10)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (19)
    • ►  Juni (9)
  • ►  2010 (4)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (3)

Part Of

Blogger Perempuan
1minggu1cerita
BloggerHub Indonesia

Teman Blogger

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Styling By Yanikmatilah Saja | Theme by OddThemes.

COPYRIGHT © 2020 Aya Zahir | Origin by OddThemes. Styling by Yanikmatilah.