Cara Menghasilkan Uang Tambahan di Tengah Pandemi


Sudah memasuki bulan ke-tiga situasi darurat wabah Corona, dan masih belum menemukan tanda-tanda adanya penurunan. Saya tidak lagi akan membahas pandemic ini, tapi lebih fokus ke mencari potensi diri untuk menambah pendapatan selama masa sulit.

Semua perasaan bingung karena berkurangnya penghasilan bisa menghampiri siapapun. Termasuk saya, kamu, dan kita semua. Atau setidaknya ketika pendapatan kita tidak ada pengurangan, kita harus makin banyak meningkatkan uang yang sudah ada supaya bisa membantu saudara atau teman yang membutuhkan. Setidaknya itu yang bisa kita lakukan.

Berbagi di masa sulit
Cari penghasilan tambahan di tengah pandemic

Saya akan mulai bahas seputar itu di tulisan kali ini. Saya yakin kita semua punya feeling yang sama, serba sulit dan butuh kesabaran extra untuk menyeimbangkan hidup. Termasuk bicara tentang pendapatan. Tapi bersedih dan empati saja tidak cukup, kita harus do something untuk meningkatkan potensi diri guna menambah penghasilan.

Entah untuk bertahan hidup atau memberi lebih pada sekitar. Keduanya sama butuh biaya banyak.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menambah pundi-pundi rupiah selama #dirumahaja ala saya dan suami adalah:

Jualan

Yup, saya dari dulu hobi jualan. Meski gak punya kemampuan marketing yang bagus apalagi perhitungan untung rugi penjualan dengan baik. Ada yang bisa saya lakukan dengan berjualan. Karena setidaknya, saya membantu perekonomian supplier untuk memasarkan dagangannya.

Iya, karena saya tidak punya product untuk dijual, akhirnya saya cari supplier bahan atau makanan yang bisa saya pasarkan. Mulai dari baju, kue, camilan, hingga frozen food. Apapun yang sekiranya saya bisa sambi untuk menawarkan. Ya saya jual.

Ingat, untuk berjualan juga butuh modal, dan harus matang perhitungan. Target pasar juga harus ditentukan. Gampang kok, lihat saja lingkup pertemanan kita, di awal kita bisa menyasar orang terdekat baik teman atau saudara. Kalau lingungan pertemanan kita standar beli kue yang Rp15.000-an, rasanya akan sulit kalau kita memasarkan makanan seharga Rp150.000/box. Begitu sebaliknya, berlaku untuk bahan jualan apapun.

Kalau sama sekali gak ada modal, temukan peluang lain. Bisa kontak teman atau kenalan yang punya product, kita bisa menawarkan diri untuk ikut memasarkan. Tapi pastikan barangnya sudah kamu lihat ya. Jangan asal drop ship kalau belum tau ilmunya. Takutnya terjebak dosa jual beli non-halal hehe

Eits, ini hanya berlaku untuk teman-teman yang emang belum punya ilmu berjualan dengan baik dan benar ya atau yang modalnya juga gak sebanyak para saudagar kaya raya. Kayak saya, hehehe


Berkarya Kreatif

Sebagai content writer, di masa seperti ini mungkin sedikit banyak diuntungkan. Karena ada banyak perusahaan media online yang butuh bantuan freelancer untuk terus mengisi website mereka. Saya salah satu freelancer yang sering kebagian rezeki untuk itu. Selama pandemi ini ada dua media online yang saya bantu rutin menulis artikelnya.

Selain itu, naiknya kebutuhan penjualan dengan memanfaatkan social media juga sedang tinggi. Kemampuan copy writing untuk membuat content sekaligus caption postingan di sosial media sedang sangat banyak dibutuhkan. Lagi-lagi saya dapat kebanjiran rezeki dari situ, saat ini selain meng-handle pekerjaan kantor sendiri, ada lebih dari 4 akun sosial media yang sedang saya kerjakan sebagai content creator, termasuk media di luar negeri.

Situs-situs para freelancer pernah saya posting di sini

Tentu saja sesuaikan kemampuan dan waktu. Jangan sampai keteteran dan kelelahan. Takutnya pekerjaan tidak bisa maksimal dikerjakan.

Selain saya, suami saya juga berhasil menambah pendapatan dengan menjual karya atau jasa. Karena bidangnya visual dan audio. Dia pun bisa melakukan banyak kegiatan yang sesuai dengan keahliannya.

Selama pandemi, dia bisa mengisi kegiatan #dirumahaja dengan mengerjakan project edit video, membuat foto product dari beberapa klain, hingga menyewakan kamera atau alat syuting, yang semua bisa dilakukan tanpa ke luar rumah.

Awalnya mungkin kita bingung dan jenuh selama karantina. Tapi ketika kita bisa memanfaatkan situasi dengan hal yang justru bermanfaat apalagi bisa menghasilkan uang, kenapa tidak?

Banyak pilihan lain untuk meningkatkan penghasilan. Asal ada kemauan dan gak gengsian, hehe


Mulai sekarang, perhatikan hal ini:
  1. Temukan potensi diri yang bisa diasah lebih baik
  2. Cari klien sesuai keahlian
  3. Buka link dan gabung dengan banyak komunitas
  4. Aktifkan sosial media untuk mencari sumber referensi dan membangun pertemanan
  5. Ukur waktu sefleksible mungkin. Tidak banyak kosong dan tidak juga terlalu menumpuk di saat bersamaan
  6. Tetap sisihkan waktu untuk me time, family time
  7. Banyak bersyukur dan berdoa. Dan gunakan sekian persen waktu lain untuk tetap belajar apapun, termasuk memahami diri sendiri dan mempelajari ilmu agama.
Yang terpenting, jangan sampai mengganggu waktu untuk pekerjaan utama, karena itu tugas wajib dan ada hak yang kita terima. Jadi secerdas mungkin atur waktu yaa ^^

Selamat mencari tambahan uang dengan bahagia 😊



0 Comments

Silahkan tinggalkan pesan di sini: