11 Agustus 2015

Mencintai adalah pilihan


Teruntuk seseorang yang pernah saya jatuh cintai habis-habisan


Ini untukmu, meski saya tahu kau tak kan pernah pedulikan.

Seperti dulu, saya yang tertatih berjalan ke arahmu, dan tak kau perhatikan.

Hari ini, aku belajar lagi jatuh cinta, dari awal.

Kepada seseorang yang bukan kamu
Kepada seseorang yang pada akhirnya aku pilih sebagai yang paling ingin aku bahagiakan hidupnya.

Bahagia yang pada awalnya saya persiapkan untuk membekali perjalananmu, kemanapun.

Kecemasan yang pada awalnya saya persiapkan untuk menemani keberadaanmu, dimanapun.

Hari ini aku belajar lagi jatuh cinta.

Kepada seseorang yang bukan kamu
Tidak mudah, Sayang,
membiasakan diri merafal nama selain namamu.
Melangitkan doa-doa lain selain menujumu.

Dan aku lakukan. Sebab aku telah memilih.


Di detik ketika aku memutuskan untuk mencintainya, adalah detik yang sama ketika aku tidak lagi berjalan ke arahmu.


Bahagialah, seperti yang aku harapkan.


Terima kasih telah memberi arti mencintai yang sebenarnya.


Mencintai (bisa jadi) adalah merelakan

Mencintai adalah pilihan.
Pilihanku adalah merelakanmu :)