Mau Jadi Freelance Writer, Apa yang Harus Dilakukan Pemula?

Mei 21, 2020


Memasuki era Gig Economy, di mana para pelaku usaha di berbagai negara mulai benyak memanfaatkan para pekerja lepas untuk membantu kenaikan ekonomi mereka, adalah kesempatan besar untuk para freelancer.

Yuhuu, ketika dulu seorang freelancer sering dianggap ‘gak punya kerjaan’ alias pengangguran karena gak pernah keliatan pagi berangkat kerja, sore pulang ke rumah. Sekarang stigma itu bisa dikikis perlahan. Seiring dengan bergesernya budaya bekerja yang sudah bisa dilakukan di mana aja, dan tidak terikat.

Menjadi seorang freelancer memang punya keuntungan dan kerugiannya tersendiri. Jika ini masih bikin kita khawatir terkait dengan pendapatan yang tak menentu, coba aja dibuat kerja sambilan. Sambil kerja di kantor yang digaji bulanan, sambil menerima side job di luar jam kerja harian. Jadi punya banyak keuntungan kan.
Selama kamu pintar bagi waktu di antara keduanya, sudah banyak pekerja yang melakukan hal ini.

Ada banyak profesi yang bisa dilakukan para freelancer, seperti penulis lepas, video/fotographer, editor, graphic designer, web developer, IT, dan masih banyak lagi.

Dan saya akan membahas yang sesuai bidang, yaitu freelance writer alias penulis lepas.


Kalau kamu tertarik untuk mulai mencoba jadi seorang freelance writer, belum ada pengalaman, belum pernah nulis, apa yang harus dilakukan?

[Saya anggap semua suka menulis ya. Ya kali mau jadi penulis, tapi gak suka nulis, jangan bercanda ah]

Mulai Menulis
Suka menulis puisi, cerpen, artikel, tips and trick, review, atau tulisan apapun. Mulailah dituliskan. Jangan ekspektasi terlalu banyak, jangan langsung berpikir tulisan harus enak dibaca, gak usah pusing mikir SEO atau keyword. Menulis saja. Apapun.

Buat blog
Langkah berikutnya yang saya lakukan 10 tahun lalu adalah membuat blog. Setelah terkumpul beberapa tulisan alay koleksi pribadi, saya posting di blog. Ditambah gambar penunjang biar lebih menarik. Terserah, mau di-publish atau hanya sekadar koleksi pribadi. Posting aja dulu.

Blog walking
Setelah terbiasa menulis blog, mulail berkunjung ke blogger lain yang sesuai dengan niche atau minat tulisan kamu. Mulai mencontek gaya bahasa blogger lain, mulia mencari tahu banyak hal apa yang sedang menarik dibicarakan, tinggalkan jejak dengan sesekali komentar di blogger lain. Buat rutin minimal 1 hari sekali blog walking

Microblog
Kalau membuat blog dirasa terlalu effort dan kamu malas bikin, kekinian ada banyak sosial media yang mendukung kamu membuat microblog. Posting tulisan kamu di Facebook, atau Instagram. Tambahkan desain gambar yang menarik agar lebih enak dibaca.

Gabung Komunitas
Ada banyak sekali komunitas online para freelance sesuai minat. Entah di sosial media, atau aplikasi chat seperti WhatsApp grup, Line, atau Telegram.

Saya punya grup Freelance Writer dan blogger Indonesia aktif yang bisa menunjang untuk saling berkomunikasi sesama freelancer. Silakan kontak saya buat yang mau bergabung 😊

Dari sini kita bisa bangun jejaring sosial, belajar banyak hal, termasuk tahu informasi lomba menulis.

Ikut Lomba Menulis
Mulai ikuti lomba-lomba kepenulisan online, jangan berharap hadiahnya. Hal pertama yang harus didapat adalah rangsangan otak untuk menulis sesuai tema yang dilombakan. Pastikan tulisan juga yang sesuai dengan kemampuan kamu, jangan dipaksakan. Kecuali langsung ingin menantang diri sendiri untuk menulis tema yang belum pernah kamu buat sebelumnya.

Buat Portfolio
Dari beberapa tulisan yang sudah pernah kamu buat, silakan disusun jadi portofolio menarik untuk bisa dipajang atau ditawarkan pada calon klien yang bisa kamu dapatkan dari social media, atau situs para freelancer seperti fastwork dan lain-lain.

Silakan baca tulisan saya tentang cara freelancer mencari uang di sini

Sudah deh, ini hanya langkah awal yang bisa kamu lakukan untuk jadi seorang freelance writer. Ingat, teruslah menulis, sehari minimal 1 tulisan. Tentang apapun.

Semoga membantu 😊

You Might Also Like

8 comments

  1. Menarik banget kak tipsnya suka nggak pede sih kalau nulis karena selalu kepikiran "Tulisanku enak di baca nggak ya? hehe tapi sekarang mau bodo amat ajadeh yang penting mulai aja dulu. Thanks for Sharing kak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti kok, sampe kapanpun menulis itu adalah proses belajar. Bahkan sekelas novelis besar pun pasti selalu merasa kurang. Kalo gak mulai ya ga pernah bisa jadi karya hehe. Semangattt yukk

      Hapus
  2. Waa terima kasih tipsnya kak! Akhir-akhir ini kepikiran pengen nyoba freelance nulis tapi bingung mulai dari mana, padahal udah nulis di blog sejak lama banget. Boleh bergabung di grup freelancer writer Indonesia tidak kak? Makasih sebelumnyaa ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Tania, boleh, DM di Instagram saya ya link-nya :)

      Hapus
  3. Nice info! langsung praktekin nih :)

    Salam kenal ya
    www.luciaberta.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thank u sudah berkunjung kak, salam kenal, tunggu kunjungan baliknya hehe :))

      Hapus
  4. Mau join donk kak grup nya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Alya, coba ke sini https://chat.whatsapp.com/KveR2CVYajUGgZrrMWPgji

      Hapus

Silahkan tinggalkan pesan di sini: