Aya Zahir
  • Home
  • About
  • Travel
  • Parenting
  • Review
  • Blogging
  • Portfolio


Hidup adalah pilihan, memilih A atau B; kiri atau kanan; atas atau bawah; baik atau buruk; prasangka atau kenyataan. Kita hanya harus berjalan tanpa berhenti, dari satu masalah ke masalah yang lain.

Dengan mencari jalan keluar berdasarkan pengalaman, perasaan, bisikan hati, akal sehat, dan banyak kemungkinan yang akhirnya kita memilih salah satu di antara yang lain.

Hidup selalu memiliki banyak opsi, dan nasihat ibu selalu menjadi pilihan terbaik yang di tangan beliau selalu ada jalan akhir dari teka teki yang kerap membuat bingung dan melelahkan.

Allah menjadikan sosok ibu sebagai satu-satunya manusia yang 'hanya dengan kehadirannya, seberat apapun hidup, dunia kita selalu baik-baik saja'.
Tanpa Ibu... saya kehilangan kunci jawaban dari banyak pertanyaan.
2000
Sejak kecil, saya terbiasa memutuskan semua masalah sendirian. Menentukan pilihan hidup tanpa intervensi orang lain.

Memilih lanjut sekolah atau menikah muda dengan juragan kaya raya, mati-matian mengejar beasiswa untuk menghemat biaya, mengambil jurusan kuliah yang tidak direstui banyak keluarga, menikah dengan pria A, satu di antara tiga laki-laki yang membingungkan pada awalnya.

Dan di antara semua keputusan yang saya ambil, tidak ada satupun pilihan akhir yang ditentukan tanpa persetujuan IBU.

Saya bukan orang yang mudah berdiskusi, tidak suka banyak kompromi, malas berdebat karena perbedaan pendapat. Saya terbiasa diam untuk berperang melawan ego saya sendiri. Menimbang salah satu pilihan dari banyak kemungkinan yang harus diambil sebagai jawaban.

Itu sebabnya kemampuan 'mendengar' dan empati saya tidak terlalu baik. Saya lebih suka berbicara, memberi pilihan di antara dua jalan. Tanpa ada persimpangan lain yang membingungkan.

Jika saya ragu, saya cenderung tidak pernah memberi pendapat apa-apa. Karena ketidaktahuan hanya menjadikan pernyataan saya tampak konyol, berbicara banyak namun kosong.

Saya merasa selama ini hidup saya mudah. Berjalan tanpa ragu, sampai tiba di banyak persimpangan, berhenti sejenak untuk memutuskan sisi mana yang saya pilih dan saya persempit kemungkinannya. Kemudian saya mengetuk pintu IBU, memberi dua pilihan di antara sekian banyak jalan.

IBU, selalu menjadi kunci jawaban. Pilihan beliau hampir tidak ada satupun yang keliru. Apapun yang beliau pilih, pada akhirnya itulah yang terbaik, setidaknya untuk hidup anak-anaknya.

Pernah baca tulisan Tentang Pernikahan saya? Bisa baca di sini juga yaa.

2025
Setelah menjadi seorang IBU, saya semakin memahami bahwa kehadiran beliau lebih penting dari sebelumnya.

Ketika pasangan hidup adalah seseorang yang di tangannyalah pintu surga saya ditentukan. Maka kehadiran ibu, mempermudah saya untuk mendapatkan kunci untuk membuka pintu tersebut tanpa banyak kesulitan.

Ketiadaan Ibu, membuat saya lebih lama mencari jalan. Mengambil keputusan dari banyak persimpangan. Menjadi istri, pasangan, ibu dan manusia yang baik tanpa panduan. Selama ini saya merasa hidup saya 'lebih mudah' karena kehadiran beliau.

Tanpanya, saya lebih cepat lelah dan lebih sering berhenti hanya untuk menerka-nerka "Kalau Ibu ada, kira-kira ibu akan pilih yang mana yaa...".

Ibu, mulai saat ini saya harus menentukan pilihan sendiri. Berusaha keras untuk mensejajarkan langkah agar bisa jalan berdampingan dengan pasangan hidup saya, membantunya mencapai tujuan akhir dari perjalanan hidup yang terasa berat.

Saya akan berjalan tanpa berhenti, bersama seseorang yang sangat ibu sukai.

IBU...
Terima Kasih, sudah menjadi IBU untuk saya di dunia yang melelahkan ini.

Menikahlah, jika kamu sudah 'selesai dengan diri sendiri'.

Saya pernah membaca tulisan berbunyi kalimat di atas, kalimat yang memiliki makna banyak. Dan saya mengartikannya sebagai sebuah kesiapan mental, tidak hanya perkara finansial.

Saya tidak sedang berbicara usia, kemapanan materi, atau juga perihal jodoh dan takdir yang datang di waktu yang bahkan tidak pernah kita duga.

Tetapi, ketika itu akhirnya tiba, pastikan bahwa kita sudah selesai dengan segala permasalahan yang melibatkan diri sendiri.

Pribadi yang dewasa memiliki tanggungjawab penuh atas pribadinya masing-masing. Tentang impian, keinginan, cita-cita, apa yang membuat kita bahagia dan perkara apa yang tidak disukai.

Tidak hanya menyoal itu, kita pun bertanggungjawab atas isi pikiran dan raga/fisik kita sendiri. Karakter, perilaku, aksi, apapun yang sudah kita lakukan hendaknya kita siap dengan semua konsekuensinya.

Itu semua, selesaikan ketika kita masih sendiri. Single. Jomblo

Sendiri artinya kita tidak memiliki tanggungjawab terhadap hidup orang lain. Kita juga tidak mempunyai hak untuk menuntut oranglain memperlakukan kita seperti apa.

Traveling sendiri, jalan-jalan tiap akhir pekan tanpa gangguan, rasa egois, sifat manja, keras kepala, pemarah, pemalu, dan segala jenis karakter dan perilaku yang tidak menimbulkan sebab akibat atas kehidupan orang lain, kita sendiri yang mengendalikannya.

Dan semua, selesaikan ketika kita masih sendirian. Belum ada pasangan.

Apalagi memiliki buah hati yang sepenuhnya adalah tanggungjawab kita sebagai manusia yang diberi amanah.

Apa makna selesai dengan diri sendiri?
Saya sederhanakan dengan berdamai dengan kondisi. Mampu mengelola emosi. Control diri, terhadap perihal apapun.

Setelah menikah, kita tidak lagi bisa 'terserah aku', 'aku kan dari kecil gini orangnya, kamu harusnya tau dong'. 

Cekcok dengan pasangan karena perkara masing-masing berdiri atas ego sendiri. Adu argumen atas apa-apa yang dirasa pendapat kita paling benar. Merasa lelah mengurus anak karena rewel dan nangis tiap hari. Tidak ada waktu rutin me time, tidak bisa melakukan apapun terserah tanpa gangguan.

Karena ternyata kita belum selesai.

Kita belum siap menerima harus berbagi fokus hidup dengan memikirkan orang lain. Kita masih ingin lebih mendahulukan kepentingan kita. Rumah tangga adalah beban.

Ketika seorang hamba menikah, berarti dia telah menyempurnakan setengah agamanya. Maka bertaqwalah kepada Allah pada setengah sisanya. ~ H.R Anas bin Malik RA

Rasulullah pernah mengatakan kalimat indah untuk pasangan yang menikah. Hidup sendiri ternyata belum dianggap 'sempurna' untuk perkara dunia.

That's why itu berat sister. Kamu ga akan kuat kalau gak paham ilmunya. Kamu akan merasa beban kalau gak tahu manajemen emosinya. Kamu gak akan siap kalau belum selesai dengan urusan diri sendirinya.

Kenapa ibu-ibu kerap dicap bawel oleh semesta? Iya bener, semesta. Manusia di belahan dunia manapun tahu, kalau perempuan itu (apalagi kalau sudah jadi ibu-ibu) dianggapnya marah-maraaahhh terus. Kenapa sih?

Banyak jawabannya. Kepanjangan ga sih kalau ditulis di sini. Ibu-ibu bakal punya 5 juta alasan untuk defense label bawelnya.

Bagaimana Manajemen Waktu Ibu Bekerja yang Seimbang?

Saya juga seorang perempuan dan seorang ibu. Masuk dalam katerogi ibu-ibu berlabel bawel tadi. Untungnya sampai saat ini ga dapet label 'bawel-bawel' banget sih 🤭

Pasangan (suami/istri), anak, adalah 'orang lain' yang muncul dalam hidup kita di separuh perjalanan hidup dan ibadah yang kita jalani. 

Mereka adalah orang baru yang memiliki kewajiban serta hak yang terikat sepanjang semesta menentukan tadir ada dalam hidup kita. Selain diri sendiri.

Manusia baru, karakter baru, sifat baru, semuanya hal yang tidak pernah kita pikirkan sebelumnya. Kemudian mereka ada, dan kita memiliki tanggungjawab atas perkara yang harus wajib kita lakukan.

Lalu bagaimana kita bisa hidup bersama? Bagaimana kita bisa memberi hak atas kehidupan mereka? Bagaimana kita berdamai dengan kondisi, ketika kita belum selesai dengan diri sendiri?

Pasangan dengan hak-haknya yang harus kita penuhi. Anak-anak dengan hak-haknya yang wajib kita cukupkan. Berat, jika kita masih sibuk dengan ego dan mengutamakan kepentingan pribadi.

Itu sebab kita perlu perbaikan mental, manajemen emosi, kontrol diri sendiri agar bisa berjalan beriringan. Tahu bahwa apa yang kita lakukan semata-mata adalah ibadah.

Taat pada suami, bukan hanya karena mereka kepala rumah tangga yang memberi kita sandang, pangan, papan atau ngasih jajan tiap hari. Namun taat karena Allah perintahkan. Tunaikan hak-hak mereka tanpa banyak syarat, tanpa ada kewajiban imbal balik mereka harus baik atau 'ya tergantung suaminya gimana dulu'.

Kalimat 'tergantung suaminya gimana dulu' adalah sebuah gambaran dan cerminan diri bahwa mereka merupakan refleksi atas apa yang kita lakukan dan prasangkakan selama ini.

Mendidik dan mengasuh anak-anak adalah amanah dari Sang Maha pemilik semesta, titipan, yang kita bisa menjaga dan memastikan kehidupan mereka baik dan kembali dalam keadaan baik.

Lelah, pasti. Fisik, perasaan, emosi, amarah, sepaket dengan ujian ekonomi yang 'duh ya kok hidup kita gini-gini aja'.

Support system terpenting untuk menjaga kewarasan dan emosi adalah orang terdekat, yang artinya adalah pasangan. [Yaa mungkin sesekali minta pendapat orangtua, boleh lah, untuk perkara yang meminta pendapat mereka].

Support system istri ya suami dan anak-anaknya. Support system suami, ya anak-anak dan istrinya.

Bagaimana ketika sistem itu kita hancurkan. Ketika berselisih dengan pasangan, perempuan memaki atau suami teriak tanpa belajar adab bagaimana cara menyampaikan.

Melarang anak-anak dengan amarah, bentakan, dengan alasan 'udah habis kesabaran'.

Manajamen emosi dan menyelesaikan ego setelah pernikahan itu butuh mental yang kuat. Kita harus siap. Maka di kondisi apapun, kita tahu bahwa memang tugas kita sekarang, ya seperti itu.

Baca juga dong Menjaga Diri Tetap Waras

Ada banyak ilmu parenting dan nasehat pernikahan yang bisa diikuti siapapun, gratis maupun berbayar. Tidak ikut pun hak masing-masing, kita hanya cukup berdamai dan pastikan telah selesai dengan diri sendiri. Sebelum menghabiskan hidup dengan 'orang lain'.

Akhir-akhir ini saya kerap merenung, bahwa dedikasi hidup saya semakin mengerucut dengan lingkaran yang berputar-putar hanya dari dan kembali ke suami dan anak-anak saja. Mereka adalah rumah saya.

Tidak pernah terpikir untuk wajib sebulan sekali hangout dengan teman-teman sekolah/kuliah, menitipkan anak-anak ke orangtua karena lelah harus mengurus mereka setiap hari, gampang marah karene lalah dengan pekerjaan rumah yang gak ada selesainya, bentak anak karena emosi yang meledak-ledak.

Rasa lelah fisik dan perasaan saya, tidak bermakna apa-apa, karena tahu bahwa itu adalah kewajiban yang memang sudah semestinya saya lakukan.

Bukan 'hanya' me time, cara mengendalikan emosi dan menjaga diri tetap waras ternyata kita harus tahu ilmunya. Dalam agama Islam, semua sudah ada panduan. Tergantung apa kita mau menerima dan mempelajarinya.

Saya latihan tiap hari tentang manajemen emosi. 

Karena saya sedang berusaha selesai dengan diri sendiri. 



Selangkah, dua langkah, tiga, empat dan seterusnya. Seberat apapun beban di bahu, faktanya kita tetap bertahan dan masih bisa melanjutkan hidup sampai detik ini.

Bukan hanya sebuah pembenaran, bahkan dalam Alquran sudah dikatakan bahwa manusia diciptakan dengan salah satu sifat 'suka mengeluh' [QS: Al-Ma'arij 19].

So, sesekali merasa lelah dan rasanya hampir putus asa tidak apa-apa. Ketika itu terjadi, yakin bahwa iman selalu ditempatkan di posisi tertinggi dan akan selalu ada jalan untuk keluar dari masalah.

Jika semesta memiliki loker raksasa dengan label 'masalah' hidup manusia yang bisa diisi berdasarkan kategori, pada kenyataannya hampir semua cerita para pengisinya sama. Hanya 'tingkat kesanggupan dan rasa yakin individu tersebut dalam menyelesaikan masalah'-lah yang membedakannya.

Lucunya, dari sekian banyak perkara yang terjadi dalam hidup, terkadang ada hal yang penyebabnya justru datang dari diri sendiri. 

Merasa insecure, gak PD-an, negative thinking, kurang yakin, bahkan sering mengecilkan nyali sendiri, dan segala hal yang akarnya berasal bukan dari luar tapi kita yang menciptakan.

Dan, ketika permasalahan itu besar datangnya dari dalam justru lebih sulit untuk mencari penyembuhan. Itu sebabnya diperlukan metode penting yakni seni menghargai diri sendiri.

Beberapa waktu lalu, di tengah jeda hiatus saya yang tidak menuangkan tulisan apa-apa di blog ini. Saya banyak menerima banyak hal, salah satunya terkait self esteem dan belajar seni merasa cukup.

Memahami, menerima, dan meningkatkan self esteem

Self Esteem, adalah sebuah seni untuk lebih mengenal, menerima, dan menghargai diri sendiri. Mencintai diri dengan segala kelebihan dan kekurangannya, tidak sering membandingkan diri dengan orang lain.

Salah satu pondasi yang memperkuat pertahanan diri untuk tetap berpikir positif ketika menghadapi segala permasalahan hidup.

Lantas bagaimana langkah awal kita untuk lebih bisa mengenal 'siapa kita?, 'apa kelebihan yang harus kita kembangkan dan kekurangan yang mungkin bisa kita jadikan potensi?', 'apa hal yang paling ingin dilakukan?', 'bagaimana mengatur manajemen risiko perasaan ketika dalam kondisi tidak baik-baik saja?', dan segala macam pertanyaan untuk lebih memahami diri sendiri dengan baik.

Dan langkah selanjutnya adalah berusaha untuk menerima dengan utuh, untuk kemudian memperbanyak menghargai diri sendiri dengan tulus.

Jujur. Hal utama yang terkadang sulit kita lakukan bahkan pada diri sendiri adalah untuk selalu merasa jujur. Melakukan tindakan yang sejalan dengan perasaan, jangan kerap membohongi diri sendiri apalagi hanya untuk sebuah pengakuan dari orang lain. Bahkan ketika kita tidak menerima kenyataan, bagaimana semesta akan berada pada keberpihakan.

Self-talk. Bukan hanya pasangan atau rekan kerja yang harus banyak diajak bicara, diri sendiri juga. Di waktu-waktu sendiri, ajak diri berdamai dengan keadaan, bicara dari hati untuk pribadi. Tanya dengan jujur apa yang kita inginkan, bagaimana cara kebahagiaan ini dirayakan. Katakan 'kita akan baik-baik saja' dan 'kita bisa melewatinya, sekali lagi' ketika sedang krisis percaya diri.

Bangun relasi positif. Bukan hanya sekadar imbauan, kita disarankan untuk memilih circle pertemanan yang merujuk kepada hal kebaikan. Ketika di hati sudah tidak nyaman, berada di suatu lingkungan yang berangkat dari memaksakan diri, maka selamanya akan terasa beban, dan pelan-pelan kita menyakiti diri sendiri setiap hari. 

"Seseorang itu tergantung agama teman dekatnya. Oleh karena itu, hendaklah seseorang dari kalian memerhatikan siapa yang dia jadikan teman dekatnya." ~ H.R. Abu Dawud

Dewasa ini, kita  semakin menyadari bahwa yang ada di sekitar kita adalah mereka yang benar-benar peduli. Jangan resah ketika lingkungan terasa tidak berpihak, karena dukungan dari mereka yang menyayangi akan tetap ada. Kita yang akhirnya mengakui itu, fokus, beri mereka rasa sayang lebih banyak untuk perasaan semakin bertumbuh dan hangat.

Pilih rekan, relasi yang benar-benar memberi pengaruh positif. Positif untuk keberlangsungan hidup, percakapan dua arah yang tidak bersinggungan, sejalan dengan apa yang kita yakini, dan الله عز وجل ridhoi.

Belajar Menerima. Konsep penerimaan diri tidak hanya mengakui kelebihan dan mengapresiasi keberhasilan. Apa-apa yang selama ini terasa sebagai kelemahan, kekurangan, hal yang selama ini dianggap 'buruk' dan sulit untuk diubah, jadikan semuanya sebagai sesuatu yang penting.

Memahami kekurangan diri justru membuat kita menjadi paham apa hal yang bisa diperbaiki dan apa yang sebaiknya tidak dilakukan.

Berproses, kuasai emosi, manajemen risiko untuk mengendalikan diri saat merasa semuanya kacau. Sebesar apapun kesalahan yang dilakukan, kita adalah kita yang tahu kualitas, usaha, kekuatan dan apa yang seharusnya tidak diulangi. Tidak selalu menyalahkan.

Bersyukur. Di atas semuanya ada rasa syukur yang harus selalu diucapkan berulang-ulang, tanpa cukup. Mensyukuri kondisi adalah salah satu cara menjaga kadar keyakinan kita bahwa apa yang kita miliki saat ini, adalah versi terbaik dari pengendali semesta, الله عز وجل.

Lebih ringan ketika kita berjalan tanpa seringkali membandingkan. Adu kondisi dengan orang lain yang bahkan kita tidak pernah tahu bagaimana mereka menjalani proses. Tujuan kita jelas berbeda dengan masing-masing individu lain.

Karena katanya 'comparison is the thief of happiness', membandingkan itu mencuri kebahagiaan.

Sesekali melihat kiri kanan untuk berhati-hati, mengadaptasi kebaikan, mengabaikan segala yang dirasa akan menghambat perjalanan. Sesederhana itu.

Meski, iya betul, praktiknya tidak segampang itu. Itu sebab kita harus selalu melatih pemahaman tentang seni  merasa cukup.


Seni Hidup Merasa Cukup

Saya pernah membaca sebuah tulisan yang kurang lebih isinya tentang 'sebaiknya kita melakukan pengurangan untuk membuat perubahan yang lebih baik'.

Maksudnya seperti apa? Bukannya proses bertumbuh itu artinya menambah? Menambah rasa percaya diri, menambah keyakinan, menambah lebih banyak tabungan.

Lakukan 'penambahan' pada sebuah proses yang menuju arah kebahagiaan atau definisi sukses. Sementara di lain hal, ada beberapa perkara yang juga harus dikurangi untuk mencapai nilai seimbang.

Misalnya, kurangi begadang yang tidak perlu, kurangi hubungan atau lingkungan yang terlalu toxic, kurangi kebiasaan rebahan berlebih, atau scrolling media sosial tanpa tahu tujuan atau bukan perkara mengkaji ilmu.

Menguasai seni merasa cukup perlu banyak latihan, diaplikasikan dengan banyak ucapan syukur dan mengurangi untuk bertambah.

Kurangi harta dengan sedekah, untuk menambah keimanan, keyakinan bahwa akan terganti dengan rezeki dalam bentuk lain.

Kurangi hasad atau iri atas kebahagiaan orang lain untuk menambah nikmat hidup yang kita miliki saat ini.

Kurangi buruk sangka atas segala takdir, yang pada akhirnya itu adalah versi terbaik untuk kita jalani.

Cukupkan keinginan dengan tujuan yang lebih terukur, terarah, dan mengikuti aturan yang sudah الله beri petunjuk.

Qanaah (قَنَاعَةٌ ), puas menerima apa yang diperoleh dan dimiliki. Pertebal sifat ini untuk menghalau karakter rakus, serakah, tidak pernah merasa cukup, yang berujung pada lupa nikmat bersyukur.

“Sungguh sangat beruntung orang yang telah masuk Islam, diberikan rizki yang cukup dan Allah mengaruniakannya sifat qana’ah (merasa puas) dengan apa yang diberikan kepadanya.” (HR. Muslim)

 


Welcome (penghujung) 2023!

Dua tahun gak pernah update blog dan hari ini kambek di kuartal ke-3 tahun 2023. Comeback dengan curhatan berdarah-darah yang sekitar 2 tahunan ini fiuhhh ternyata cukup berat yaa hehe

Dua tahun vakum, dateng-dateng ngeluh.

Ada banyak hal yang membuat saya menjadi seorang yang sangat aktif menulis di blog. Ada beberapa alasan yang memaksa saya untuk berhenti sejenak. Kemudian memutuskan kembali ke 'rumah' ini karena memang selalu menjadi sebuah keharusan.

Dua tahun yang cukup berat untuk...

Membagi waktu antara sibuk dengan dunia pekerjaan, keluarga, lingkungan, dan semakin mengenal diri saya sendiri. Membagi banyak peran dalam satu waktu ternyata tidak semudah itu.

Terlebih ketika status ibu beranak satu saya berubah menjadi mom of two, alias ibu beranak dua. Amanah memiliki rezeki berupa dua anak itu kami sambut dengan sebenar-benarnya. Menyiapkan segala untuk meminimalisir segala kesalahan pada akhirnya.

Tidak hanya berbicara tentang finansial, tetapi juga kesiapan mental. Tidak hanya mental sebagai orangtua, tetapi juga psikologi anak pertama. Saya perlu membuat kesepakatan besar dengan pasangan untuk menyambut kebahagiaan utuh dengan tanpa banyak mengeluh.

Sampai saya benar-benar siap, saya bersembunyi di balik kata istirahat untuk memaknai secara benar. Bagaimana kesiapan saya untuk menjadi seorang istri, ibu dari dua anak, karyawan aktif, dan menghadapi setiap waktu yang berjalan dengan tetap waras.

Kerawasan perasaan seorang perempuan yang memiliki tanggungjawab tidak hanya satu, butuh dealing serius.

Di luar, terkadang saya kerap melewatkan banyak hal, banyak skip, tapi di rumah anak-anak saya tidak boleh tahu berapa banyak masalah di kepala yang saya pikirkan.

Di rumah, ada sekian masalah tumpang tindih datang silih berganti. Ketika berhadapan dengan klien, mereka hanya mengenal wajah saya dengan keprofesionalitasannya. Tidak peduli dengan urusan pribadi.

Baca juga ini dong Manajemen Waktu Ibu Bekerja yang Seimbang

Selama hiatus, saya sering meluangkan waktu untuk berselancar di media sosial. Memilih informasi apa-apa yang harus saya konsumsi dan mana yang tidak terlalu penting untuk saya ketahui.

Mencari dukungan untuk tetap bahagia menjadi seorang wanita dengan berbagai peran. Peran yang sudah dipilih tanpa paksaan, tahu konsekuensi, dan saya siap untuk ini.

Di luar, ada banyak sekali wanita super hebat dengan segala macam peran aktif mereka saat berjalan di atas bumi Allah ﷻ.

Ibu bekerja sambil mengurus 5 anak (bahkan lebih) sekaligus, menjadi business woman dengan karir yang gemilang, menjadi content creator yang berhasil menggali dan mengembangkan potensinya sendiri, menjadi wanita rumahan utuh dengan memperbanyak ilmu agama dan tidak lelah mengurus kedua/ketiga/ke-empat putra putrinya, sambil menantikan suami pulang ke rumah di jam yang sudah ditentukan, bahkan single mother yang berjuang dengan selalu tersenyum menatap semesta dan 'mengatakan saya baik-baik saja.'

Semuanya memiliki peran masing-masing, semuanya jelas tidak mudah. Kita hanya berusaha untuk tidak pernah menampakkan keluh kesah kepada siapa-siapa.

Ibu bekerja sambil urus anak di rumah, gimana cara atur waktunya? baca di sini

Dan saya, dari itu semua belajar banyak hal.

Bahwa sejatinya, kita hanya butuh fokus pada peran kita. Terlalu banyak melihat kehidupan orang lain hanya akan menambah beban pikiran. Melihat kehidupan yang lebih tinggi, memunculkan rasa iri. Melihat kehidupan yang (seolah) tidak lebih baik dari kita, kerap membuat kita gampang berbangga dan tinggi hati.

Memilih untuk fokus berjalan sesuai track yang dipilih sedari awal. Saya adalah seorang istri, memiliki dua putra yang harus saya pastikan masa depan mereka berada di jalur yang sesuai. Jalan yang Allah ﷻ ridhai.

Memastikan kebutuhan suami dan anak-anak di rumah tidak ada yang kurang, berusaha menjadi karyawan yang baik di perusahaan, komunikasi dengan keluarga, saudara, teman, tetangga dan lingkungan sekitar tetap nyaman.

Sesekali healing, me time, hangout dengan rekan sefrekuensi, jajan pinggir jalan dengan anak dan suami, adalah sebuah peralihan.

Peralihan dari rasa lelah, kecewa, putus asa, rasa tidak percaya diri, pusing menghadapi rekan kerja, harus tetap sabar melihat tingkah polah anak yang kadang tak terkendali. Dan lain-lain, dan sebagainya.

Dan hanya ada satu cara untuk menjadikan diri tetap waras dengan berbagai peran yang saya jalani di atas. Yaitu semakin mendekatkan diri kepada Yang Maha membuat saya hidup.

Berbagai masalah di dunia ini, berbagai peran manusia yang berpijak di atas bumi, level kekuatan menanggung semuanya harus sejajar dengan iman. Maka semuanya akan terasa baik-baik saja.

Semua perempuan di atas hebat. Karena mereka diberi kekuatan lebih oleh Sang Pencipta untuk sanggup menerima setiap permasalahan hidup yang ditanggungnya. 

Ketika saya memilih peran ini, saya hanya perlu berpegang pada kekuasanNya untuk bisa tetap hidup dengan baik. Mencerna segala masalah dengan keyakinan semua pasti ada jalan penyelesaiannya. Sebab 'Jika itu baik, mustahil Allah tidak beri jalan'. 

Inilah salah satu penguat terbaik untuk menjaga kewarasan. Dua tahun yang terlewati kemarin, adalah momentum introspeksi terbanyak yang pernah saya lakukan dalam hidup.

Ketika semua disandarkan sama Allah ﷻ, ternyata kita bisa lho :)

 


Pecinta kopi rapatkan barisan…! Gak cuma dalam bentuk minuman untuk naikin mood dengan aroma kopi andalan, karena Scarlett Whitening baru aja ngeluncurin varian body care kecintaan dan favorit para pecinta aroma kopi.

Yuhuuu the wait is over! Buat para pecinta Scarlett emang varian ini tuh banyak banget di-request. Dan akhirnya dikabulkan donggg… kalian udah nyobain belum?

Anyway sebenarnya review ini telat banget sih, karena kondisi saya yang sedang hamil muda dan lagi mabok-maboknya nyium wewangian. Alhasil baru banget nyobain varian terbaru Body Scrub & Shower Scrub coffee edition ini, nyesel bangettt baru bisa nikmatin aromanya sekarang setelah sensitifnya berkurang.

Tapi it’s okay. Saya akan tetap buat review menyeluruh untuk mulai dari ingredient sampai efeknya buat kulit badan setelah rutin digunakan sekitar kurang lebih dua minggu pemakaian.




Body Scrub Coffee with Glutathoine and Vitamin E by Scarlett

Semua bentuk scrub dari Scarlett sama kok dengan produk-produk sebelumnya, berbentuk jar bulat dengan tutup ulir. Karena ini varian kopi, sudah jelas dari tampila luarnya pun bernuansa kopi dan warna cokelat menggoda.

Texture and Scent

Seperti scrub lain, body scrub ini juga dilapisi segel aluminium khas scarlet. Uniknya, aroma khas kopi yang manis, nyegerin, dan bikin relax ini langsung kecium ketika segel dibuka. Jadi langsung berasa pengen cepet-cepet luluran deh hihi

Satu hal paling favorit dari scrub Scarlett ini selalu dari texturnya yang lembut dengan butiran yang halus dan gak sakit saat digosok. Ditambah aroma kopi yang lembut menyegarkan bikin relaksasi saat luluran. Perfect!

Kalau baca di keterangan, full Ingredients si Body Scrub Coffee ini mengandung:

Aqua Demineralisata, Polyethylene, Cetearyl Alcohol, Cetyl Alcohol, Mineral Oil, Glycol Distearate, Glycerin, Propanediol, Perfume, Glutathione, Tocopheryl Acetate, DMDM Hydantoin, Triisopropanolamine, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, CI 77400

Secara sederhananya ada kandungan unggulan yang bikin kulit lembab dan cerah karena terdapat kandungan Glutathione (Mother of Antioxidant) dan juga Vitamin E.

How to Use:

Gunakan scrub ke seluruh tubuh, diamkan selama 2-3 menit, gosok secara perlahan lalu bilas dengan air bersih. Lanjut deh mandi pake Shower Scrub Coffee-nya

Baca juga Shower Scrub, Body Scrub & Brightening Body Lotion by Scarlett Whitening


Scarlett Whitening Shower Scrub Coffee

Yuk lanjut mandi pakai shower scrub varian sama, Scarlett Whitening Shower Scrub Coffee. Kalau kalian emang pecinta Scarlett pasti tahu lah gimana lucu dan gemoynya packaging shower scrub Scarlett.

Untuk varian kopi, tentu warnanya bernuansa cokelat aesthetic dan cantik banget dengan bulir-bulir di dalamnya.

Texture and Scent

Tekstrunya sama dengan semua shower scrub Scarlett, berbentuk gel dengan butiran scrub halus merah dan biru di antara cantiknya tampilan scrub yang serba coklat. Manis banget rasanya jadi berasa antara pengen minum kopi atau makan kue cokelat yang ada kopi-kopinya ketika diusapkan ke badan saat mandi hihihi

Full Ingredients:

Aqua Demineralisata, Sodium Laureth Sulfate, Acrylates Copolymer, Lauryl Betaine, Sodium Laureth Sulfate, Coconut Fatty Acid Diethanolamide, Perfume, Cocamidopropyl Betaine Ammonium Salt, Glutathione, Hydrolyzed Collagen, Polyethylene, Dmdm Hydantoin, Tocopheryl Acetate, EDTA, Citric Acid, Coffee Extract, Cl 77400

Kandungan unggulan dari shower scrub ini Glutathione (Mother of Antioxidant), Vitamin E, dan Collagen yang membantu meregenerasi, melembabkan serta mencerahkan kulit tubuh secara lebih maksimal.

How to Use:

Tergantung kebiasaan kalian mandi aja, tapi kalau saya selalu pakai shower puff / loofah untuk hasil shower scrub lebih maksimal. Semua kotoran di badan berrasa rontok seketika, beban pikiran kehidupan duniawi terlepas separuhnya.

Wanginya dapet, segernya dapet, khasiat buat kulit juga dapet banget.



Price?

Semua produk Scarlett itu paling paham sama keinginan penduduk Indonesia kebanyakan Guys. Produk bagus, kandungan banyak, size besar, harga masih terjangkau.

untuk Kedua produk anyar Scarlett Whitening Body Scrub Coffee 250 ml dan Shower Scrub Coffee harganya sama-sama Rp75.000

Bisa kalian langsung beli di SCARLETT Official

 

 

 


Hi… ada yang imut-imut banget nih dari eBrightSkin 😍😍😍

Duo kembar “Matcha O'Cica Soothing Cream & Niacinamide 4% + Turmeric + Propolis Advanced Luminous Cream” yang tugasnya memperbaiki semua masalah kulit yang sering dialami ciwik-ciwik.

Mulai dari masalah kulit kusam, tanda-tanda penuaan, kulit kering, dan berbagai keluhan lain. Hempas dengan si kecil cabe rawit produk teranyar dari eBright Skin yang baru resmi meluncur bulan ini.

Kepoin yuk…!

Tentang eBright Skin

Buat kalian yang mungkin belum familiar atau baru dengar merk ini, fyi Guys , eBright Skin adalah salah satu brand lokal yang memproduksi produk perawatan kulit wajah dan tubuh yang aman, terdaftar BPOM dan pastinya bersertifikat HALAL dari MUI.

Semua produk eBright Skin ini dibuat dengan mengedepankan konsep natural skin care based on technology. Jadi bahan-bahan yang dipakai berasal dari bahan aktif alami yang diolah dengan alat kecantikan berteknologi terbaru.

Nah terbaru, eBright Skin ngeluarin duo kembar imut soothing cream Luminous cream untuk kulit berjerawat dan juga kering.

Kita kenalan satu-satu dengan produknya yaa



Niacinamide 4% + Turmeric + Propolis Advanced Luminous Cream

Buat kalian yang lagi nyari krim wajah yang fungsinya untuk menghidrasi, sekaligus bikin wajah cerah dan juga mengandung anti-aging boleh banget lirik krim ini Guys.

Sesuai namanya, daily krim ini punya kandungan Niacinamide yang saat ini emang lagi hits banget untuk membantu memperkuat skin barrier dan mencerahkan.

Uniknya eBright Skin juga menambahkan bahan alami propilis dan kunyit (turmeric) yang tugasnya sebagai antimikroba dan juga melindungi kulit dari sinar UV.

Luminous Cream dari eBright Skin ini punya tekstur krim yang ringan dan watery.

Ingredient

Krim pelembab dan pencerah ini punya beberapa kandungan unggulan yang ramah kulit remaja hingga mecegah penuaan. Di antaranya:

⭐ Niacinamide 4% : Memperkuat skin barrier dan mencerahkan kulit.

⭐ Turmeric : Sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari sinar UV.

⭐ Propolis : Antimikroba dan anti-inflamasi.

⭐ Hyaluronic Acid : Melindungi kadar air di setiap lapisan kulit & mengunci kelembapan kulit.

⭐ Kefir : PROBIOTIK yang membantu meremajakan kulit dan melawan radikal bebas.

⭐ Vitamin E : Membantu pembentukan kolagen untuk meningkatkan elastisitas kulit.

⭐ Vitamin C : Mengurangi keriput dan tanda-tanda penuaan.

⭐ Arbutin : Mengatasi hiperpigmentasi dan kulit kusam.


 Niacinamide 4% + Turmeric + Propolis Advanced Luminous Cream punya banyak benefit:

✅ Kulit lebih cerah dengan warna kulit yang merat

✅ Menyamarkan noda hitam bekas jerawat karena produksi kolagen meningkat

✅ Meredakan kemerahan pada kulit

✅ Menenangkan kulit dengan mendinginkan suhu kulit

✅ Menambah dan mempertahankan kelembaban kulit

✅ Memperbaiki skin barrier karena dapat menstimulasi ceramide pada kulit

 

Daily cream dengan probiotik ini bakal cocok banget kalian pakai jika punya masalah kulit kering, kusam, dan sudah mulai tanda-tanda penuaan dini.

 Untuk harganya ada dua varian size yang bisa kalian pilih:

  • 5 gr Rp47.000
  • 10 gr Rp85.000

Sangat affordable bahkan untuk kantong mahasiswa

Next ke produk yang kedua yuk!



Matcha O’Cica Soothing Cream

Kalau kalian punya masalah kulit wajah berjerawat, jangan sembarangan pakai krim yang tidak concern untuk menenangkan wajah. Karena kalau salah krim, justru akan bikin bakteri makan menumpuk. 

eBright Skin juga punya krim wajah yang bertugas menenangkan kulit yang sedang berjerawat, Matcha O’Cica Soothing Cream.

Gak cuma ngerawat kulit jerawat, krim dengan #BetterwithProbiotic ini juga bisa membuat kulit cerah, melembabkan, sekaligus menjaga kulit dari tanda-tanda penuaan dini.

Texture and Scent

Tekstur krim Matcha ini punya aroma yang mirip-mirip dengan Luminous, tidak lengket, watery, tapi punya warna yang hijau menyejukkan.

Ingredients:

⭐ Matcha: mengurangi pori-pori dan jerawat, serta mengontrol minyak berlebih

⭐ Centella Asiatica: menenangkan dan menghilangkan jerawat, meregenerasi sel kulit

⭐ Niacinamide: memperkuat skin barrier dan mencerahkan kulit kusam

⭐ Aloe Vera: mengurangi peradangan dan menghidrasi kulit

⭐ Honey: sebagai antimikroba dan antiinflamasi

⭐ Hydrolyzed Hyaluronic Acid: melindungi setiap lapisan kulit dan mengunci kelembaban kulit secara maksimal

⭐ Vitamin E: menjaga tingkat kelembaban dan elastisitas kulit

⭐ Kefir: sebagai PROBIOTIC, yang dapat membantu meremajakan kulit dan melawan radikal bebas

 

 Si kecil-kecil cabe rawit, krim ini punya beberapa benefit di antaranya:

✅ Menenangkan kulit berjerawat

✅ Menjaga kelembaban kulit karena dapat membantu mempertahankan kadar air pada kulit

✅ Membantu menghaluskan kulit

✅ Mengecilkan pori-pori

✅ Mencerahkan kulit wajah

✅ Menyamarkan noda bekas jerawat

✅ Mengendalikan produksi minyak berlebih

 

Untuk harganya sedikit lebih murah dibanding kembarannya, dengan dua pilihan ukuran:

  • 5 gr Rp42.000
  • 10 gr Rp75.000

Twin cream ini benar-benar ringan dan gampang diaplikasikan sehingga cepat mudah menyerap di wajah.


Baca Juga Omniskin Cica Glow Blemish Skin Whitening Serum. Bye Jerawat, Bye Kulit Berminyak!

How to Apply:

Cara pakai kedua krim kembar ini sama aja ya seperti krim pelembab pada umumnya.

Sebelum digunakan, bersihkan wajah dengan double cleanser dan rangkaian skincare lain seperti toner dan serum.

Oleskan krim Matcha O’Cica atau Luminous Cream setelah serumr

Biarkan meresap, lanjutkan dengan sun screen di siang hari dan night cream di malam hari.

Kalau kalian tertarik buat nyobain krim ini, bisa kalian beli di Website : ebrightskin.id

Atau bisa juga via e-commerce seperti Shopee atau Tokopedia

 

 

 

CICA GLOW BLEMISH SKIN Whitening Serum

Hi Guys, kalian tim sering ganti-ganti skincare yang selalu penasaran buat nyobain atau setia sama satu produk?

Saya pribadi lebih cenderung sering nyobain berbagai macam produk sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuangan, hehe

Karena seiring bertambah usia, masalah kulit tuh ternyata gak selalu sama. Meski basic skin types-nya tetap normal to dry, tapi kadang ada kalanya kulit lagi keringgg banget, biasa, atau sesekali jerawatan.

Terlebih ketika sudah memasuki kepala tiga, selamat datang skincare antiaging.

Dan satu-satunya produk skincare yang selalu saya andalkan untuk memenuhi kebutuhan kulit sesuai kondisi adalah serum. Karena si mungil ini tuh kandungannya emang ditujukan untuk ‘memperbaiki’ kondisi kulit wajah sesuai keinginan.

Beberapa bulan lalu, saya coba salah satu produk dari Omniskin Watermelon Glow Waterfull Whitening Serum. Dari nama dan bentuknya seger banget gak sih? Kebayang kan extract semangka nemplok di wajah semalaman, bangun pagi langsung berasa eonnie-eonnie girlband Korea. Mulusss banget

Omniskin Whitening Serum Watermelon Glow Waterfull

Serum Watermelon Glow ini pas banget untuk kebutuhan kulit yang gampang kusam, mengurangi pigmentasi, dan melapisi kulit wajah supaya jadi lebih sehat.

So far, saya se-laft itu sama si pinkies. Cute dan magic.

Tapi yang mau saya review kali ini adalah produk terbaru dari Omniskin, si imut kecil dengan warna hijau dope super cantik. Spesial diciptakan buat kalian yang punya jenis kulit berminyak dan gampang jerawatan.

Tadaaaa… Cica Glow Blemish Skin Whitening Serum

Size, bentuk, dan tone warna lembutnya kembar banget sama yang Watermelon. Cuma Cica Glow warnanya hijau, tapi imut dan gemesinnya sama.

CICA GLOW BLEMISH SKIN Whitening Serum packaging

Packaging

Sumpah, ketika produk ini mendarat di rumah. Hal pertama yang bikin sayang tuh kemasan pengirimannya lucu banget. Box berlapis, yang membuat semua produk di dalam aman dan tetap rapi, mewah, dan terasa special, si imut-imut Cica Glow ini langsung mencuri perhatian.

Cica glow Blemish Skin Whitening Serum ini dikemas di kotak dus kecil berwarna senada. Sementara botol serumnya terbuat dari kaca bening dengan warna hijau dope dan tutup berbentuk droplet yang ujung atasnya bisa ditekan.

Meski botolnya kaca, tapi super tebel dan kuat gitu lho. Dan ketika digenggam berasa mungil dan pas banget, jadi gak riskan ngeri gampang jatuh dan pecah.

CICA GLOW BLEMISH SKIN Whitening Serum

Texture and Scent

Kalau serum watermelon glow cenderung berwarna soft pink dan bertekstur gel lotion, Cica glow justru lebih light atau cair dengan warna bening dan terrasa sangat ringan tanpa minyak.

Aromanya juga enak, emang bukan yang bikin segar, tapi masih bisa diterima di hidung. Wangi khas serum alami tanpa pengharum tambahan.

Seperti serum untuk kulit normal berminyak dan berjerawat lainnya, serum ini mudah diaplikasikan dan lebih gampang menyerap. Jadi gak perlu nunggu lama untuk next step skincare.

To be honest, saya gak pakai serum ini lebih dari 2x, karena wajah saya cenderung normal to dry jadi kurang cocok pakai Cica Glow.

Justru yang ketiban rezeki adalah my hubby. Doi yang setiap pagi dan malam pakai serum ini, karena kebetulan kulit wajahnya sesuai banget dengan si Cica, normal to oily yang gampang banget muncul jerawat.

He said, serum ini juga ternyata bikin kulitnya jadi lebih lembab dengan efek yang mengencangkan. Awalnya doi sering ada jerawat kecil di dahi, dan menghilang hanya dalam waktu tiga malam. Super magic.

ingredient CICA GLOW BLEMISH SKIN Whitening Serum

Ingredients

Cica Glow Blemish Skin Whitening Serum ini punya kandungan L A R I C Y L ™ d a n HERBAPURIFINE™ yang bisa membantu mengecilkan ukuran pori-pori di wajah berminyak, mengendalikan produksi minyak berlebih dan mencegah minyak numpuk di wajah.

Sementara HYALURONIC ACID-nya, ini yang membuat kulit wajah super lembab tapi gak bikin tambah oily.

Dan gak cuma itu, Cica Glow juga punya kandungan CHROMABRIGHT™, TRANEXAMIC ACID dan NIACINAMIDE 5% yang bantu memudarkan noda bekas jerawat dan bikin wajah kalian glowing dan cerah, Guys.

Ini bahan lengkapnya, dan bisa kalian cek sendiri kandungan dan fungsinya ya:

Aqua, Niacinamide, Butylene G l y c o l , P r o p a n e d i o l , G l y c e r i n , Phenoxyethanol, Centella Asiatica Extract, Xanthan Gum, Macrocystis Pyrifera Extract, Polyacrylate Crosspolymer-6, Lecithin, Salix Alba Bark Extract, Albatrellus Ovinus Extract, Trisodium Ethylenediamine Disuccinate, Tranexamic Acid, Ethylhexylglycerin, Angelica Acutiloba Root Extract, Fomes Officinalis Extract, Hyaluronic Acid, Citric Acid, Dimethylmethoxy Chromanyl Palmitate, 1,2-Hexanediol, Caprylyl Glycol, Bakuchiol, Magnolia Grandiflora Leaf Extract, Glyceryl Caprylate, Phenylpropanol, Palmitoyl Oligopeptide, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Lactic Acid, Glycolic Acid, Polyvinyl Alcohol.

How to Use

Jangan lupa sebelum menggunakan serum, kalian harus pakai dua atau tiga rangkaian sebelumnya. Double cleansing (terutama saat malam hari), aplikasikan toner, baru deh teteskan si mungil Cica Glow.

Pastikan tangan benar-benar bersih ya Guys sebelum apply serum ke wajah. Biasanya saya teteskan ke tengan atau langsung drop di pipi dua tiga tetes aja. Ratakan, usapkan ke wajah dengan sedikit efek pijatan halus dan ditepuk-tepuk perlahan supaya serum meresap sempurna.

Tunggu beberapa menit untuk melanjutkan ke step berikutnya, seperti moisturizer dan sleeping night mask kalau malam atau sun screen di pagi hari. Beres deh!

So, hasil dari pemakaian serum ini selama satu minggu. Testimoni langsung dari pak suamik, wajahnya jadi gak gampang berminyak, dan jerawatan kecil-kecil yang sering jadi his big problem, ngilang. Canggih deh emang si imut Cica Glow.

Dan funfact, ternyata emang banyak pria-pria dengan masalah kulit wajah serupa yang cocok pakai serum ini. Waduh! hati-hati para istri kalah glowing nih dari suamik.


Price and How to Order

Oh ya terakhir, pasti yang jadi pertanyaan adalah “berapa harganya?”, “mahal gak?”.

Serum mungil, imut, dan magic ini super affordable Guys. Untuk ukuran 20ml, Cica Glow dibanderol harga Rp125.000 doang. Jauh banget lah dengan serum-serum dewa yang harganya bisa puluhan kali lipat.

Tapi dengan kualitas dan khasiat yang super bagus, kenapa harus maksa beli serum mahal yang harganya di luar jangkauan area kantong, ya gak?

Buat kalian yang niat buat nyobain serum Omniskin dan kebetulan jenis kulitnya sama, normal to oily dan cenderung berjerawat, gasss meluncur ke sini atau akun e-commerce lain juga ada.

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Aya zahir

Aya zahir

About Me

Suka menulis, rajin membaca dan gemar menabung. Aktif nge-Blog dari 2010.

Subscribe & Follow

Popular Posts

  • Kereta Api Pukul Tujuh Pagi
  • Shabu Hachi Margonda Depok, Lengkap Banget
  • Surat dari Medan
  • Dari Mana Freelance Writer Dapat Uang?
  • Alter Ego, Satu Muka Seribu Wajah

Blog Archive

  • ▼  2025 (2)
    • ▼  Mei (1)
      • Kenapa Saya Resign dari Perusahaan Negara dan Pili...
    • ►  Maret (1)
  • ►  2023 (3)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
  • ►  2021 (18)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (4)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (7)
  • ►  2020 (47)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (1)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (4)
    • ►  Mei (6)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (16)
    • ►  Februari (7)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2019 (53)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (11)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (6)
    • ►  Agustus (11)
    • ►  Juli (14)
  • ►  2018 (1)
    • ►  Juli (1)
  • ►  2016 (6)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Februari (5)
  • ►  2015 (1)
    • ►  Agustus (1)
  • ►  2014 (4)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Mei (1)
  • ►  2012 (61)
    • ►  Oktober (8)
    • ►  September (11)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (7)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (11)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (6)
    • ►  Januari (8)
  • ►  2011 (51)
    • ►  Desember (7)
    • ►  November (10)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (19)
    • ►  Juni (9)
  • ►  2010 (4)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (3)

Part Of

Blogger Perempuan
1minggu1cerita
BloggerHub Indonesia

Teman Blogger

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Styling By Yanikmatilah Saja | Theme by OddThemes.

COPYRIGHT © 2020 Aya Zahir | Origin by OddThemes. Styling by Yanikmatilah.